Kisah Menakjubkan Orang Saleh yang Memberi Makan Fakir Meski Keluarganya Sendiri Belum Makan

Silvina • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 15:22 WIB

 

Ilustrasi orang saleh yang memberi makan kepada fakir meski dirinya dan keluarganya belum makan
Ilustrasi orang saleh yang memberi makan kepada fakir meski dirinya dan keluarganya belum makan

 

PONTIANAK POST – Ustaz Khalid Basalamah membagikan sebuah kisah menyentuh tentang seorang hamba saleh yang hidup dalam kemiskinan, tetapi tetap mendahulukan orang lain yang lebih membutuhkan.

Kisah ini disampaikan dalam sebuah video shorts yang diunggah akun YouTube Muslimchannel_97 dan menjadi pengingat tentang keutamaan sedekah serta keyakinan kepada pertolongan Allah.

Dalam ceramahnya, Ustaz Khalid mengawali dengan mengatakan kisah tersebut merupakan kisah nyata dari kalangan salafus saleh. Tokoh dalam kisah itu hidup sangat sederhana dan kondisi ekonominya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan dirinya dan keluarganya.

Baca Juga: Ini Tujuh Amalan Berpahala Seperti Ibadah Haji yang Bisa Dilakukan Setiap Hari

Tamu Datang Saat Persediaan Makanan Sangat Terbatas

Suatu hari, seorang fakir miskin datang mengetuk pintu rumahnya. Setelah dipersilakan masuk, tamu itu menceritakan bahwa ia memiliki banyak anak dan sudah tidak memiliki makanan untuk keluarganya.

Padahal, makanan yang ada di rumah orang saleh tersebut sebenarnya hanya cukup untuk dirinya, istri, dan anak-anaknya. Namun, ia berkata kepada istrinya:

Baca Juga: Keutamaan Salat Dhuha Lengkap Dalil Hadis, Dari Sedekah 360 Persendian hingga Pahala Haji dan Umrah

Berikan makanan itu kepadanya. Dia lebih membutuhkan daripada kita.Sang istri sempat mengingatkan bahwa anak-anak mereka juga belum makan. Tetapi suaminya tetap yakin seraya berkata bahwa Allah tidak akan menyia-nyiakan hamba-Nya yang bersedekah di jalan-Nya.

Akhirnya, makanan itu diberikan kepada tamu tersebut hingga habis.

Keyakinan yang Tidak Goyah

Baca Juga: Ustaz Abdul Somad Bagikan Bacaan untuk Orang Sakit, Ijazah Amalan dari Guru di Sudan

Setelah tamunya pergi, sang istri berkata bahwa mereka mungkin akan kelaparan malam itu. Namun, orang saleh tersebut menenangkan istrinya.

Ia meyakini bahwa Allah akan mendatangkan rezeki pada malam itu juga. Keyakinan itulah yang membuatnya tetap tenang meski rumah mereka tidak lagi memiliki persediaan makanan.

Tahajud di Tengah Malam dan Doa yang Menggetarkan

Baca Juga: Fadhilah Istighfar yang Jarang Disadari, Amalan Sederhana dengan Keutamaan Besar

Sekitar pukul 02.00 dini hari, orang saleh itu pergi ke masjid dekat rumahnya. Ia melaksanakan salat tahajud dan berdoa dengan penuh harap.

Dalam doanya, ia mengadu kepada Allah bahwa makanan yang dimilikinya telah diberikan kepada orang yang lebih membutuhkan, sementara istri dan anak-anaknya kini dalam keadaan lapar.

Ia memohon agar Allah mengaruniakan rezeki untuk keluarganya pada malam itu.

Baca Juga: Keutamaan Zikir Pagi dan Petang, Amalan Ringan dengan Manfaat Luar Biasa

Raja yang Sedang Mencari Jalan Tobat

Di waktu yang sama, seorang amir atau raja sedang diliputi kegelisahan. Selama sepekan ia merasa ingin bertobat kepada Allah dan malam itu ia tidak bisa tidur.

Ia kemudian keluar sendirian tanpa pengawal sambil membawa sekantong uang emas dan sekantong makanan dalam jumlah banyak. Sang raja berkata bahwa ia akan membiarkan kudanya berjalan ke mana saja sebagai petunjuk dari Allah.

Baca Juga: Jangan Lewatkan, Ini Tujuh Amalan Sunnah di Hari Jumat yang Penuh Berkah

Secara mengejutkan, kuda itu justru berhenti di masjid tempat orang saleh tadi sedang salat dan berdoa.

Pertolongan Allah Datang Melalui Perantara

Raja itu masuk ke masjid dan melihat orang tersebut sedang sujud sambil menangis. Ia mendengar doa yang dipanjatkan:

Baca Juga: Kisah Inspiratif  Ibu Rina, Berawal dari Istighfar hingga Terhindar dari Operasi

Ya Allah, aku membutuhkan makanan untuk istri dan anak-anakku malam ini karena mereka kelaparan.

Raja itu menunggu hingga salat selesai, lalu bertanya apakah ia benar-benar membutuhkan makanan. Setelah orang saleh itu mengiyakan, sang raja menyerahkan seluruh makanan dan harta yang dibawanya.

Ia mengatakan sedekah itu merupakan bagian dari tobatnya kepada Allah. Bahkan, ia mempersilakan orang saleh tersebut datang ke istana jika suatu hari membutuhkan bantuan lagi.

Baca Juga: Tak Hanya Pahala Berlipat, Ini  Istimewa Lain Salat Berjamaah Menurut Hadis  

Namun jawaban orang saleh itu sangat menggetarkan: Kalaupun saya butuh, saya tidak akan meminta kepada Anda. Saya akan meminta kepada Allah yang telah mengutus Anda untuk memenuhi kebutuhan saya.

Pelajaran tentang Sedekah dan Tawakal

Ustaz Khalid Basalamah menjelaskan bahwa inti dari kisah ini adalah keikhlasan dalam bersedekah dan tawakal kepada Allah. Menurutnya, seseorang yang rela mendahulukan kebutuhan orang lain karena Allah tidak akan ditelantarkan oleh-Nya.

Baca Juga: Kisah  Abdullah bin Mubarak yang Ibadah Hajinya Digantikan Malaikat  

Kisah tersebut juga menunjukkan bahwa pertolongan Allah bisa datang melalui jalan yang sama sekali tidak disangka-sangka. Seorang raja yang sedang mencari jalan tobat justru dipertemukan dengan hamba saleh yang sedang bermunajat di sepertiga malam.

Bagi umat Islam, kisah ini menjadi pengingat bahwa sedekah tidak akan mengurangi harta, dan doa yang dipanjatkan dengan penuh keyakinan, terutama saat tahajud, memiliki kedudukan yang sangat istimewa di sisi Allah.

Wallahua'lam bishawab 

Editor : Silvina
kisah sedekah ustaza khalid basalamah salafushaleh Fakir Miskin sedekah