PONTIANAK POST - Ribuan anak muda, terutama Gen Z memadati Halaman Mahkota Hotel Pontianak pada Minggu, 8 Juni 2025 dalam konser Borneo Harmony. Gelaran ini sukses menyatukan penikmat musik dari berbagai daerah di Kalimantan Barat dengan menghadirkan musisi nasional dan lokal dalam satu panggung.
Dua nama besar, Sal Priadi dan Bernadya, menjadi magnet utama dalam acara yang dipadati ribuan penonton ini sejak sore hingga malam hari ini. Konser ini juga diisi penampilan musisi lokal seperti Hira, Seica, dan Syndrama yang membawakan lagu-lagu dengan warna folk eksperimental, pop, hingga rock alternatif.
Pukul 16.00 WIB, Sal Priadi tampil sebagai penampil utama pertama. Dengan gaya khas dan narasi lirik puitis. Suasana menjadi khidmat saat ia membawakan lagu "Gala Bunga Matahari", sebuah karya tentang kehilangan yang membuat penonton terdiam sejenak.
Beberapa ikut menyanyikan bagian reff dengan lirih, menciptakan momen kontemplatif di bawah langit sore Pontianak.
Baca Juga: Cara Menghilangkan Noda Tinta Spidol di Baju Pakai Pasta Gigi
Usai magrib, panggung kembali diisi oleh musisi lokal hingga menjelang pukul 21.00 WIB. Bernadya naik ke panggung sebagai penutup malam.
Ia membawakan berbagai lagu populer-nya seperti "Satu Bulan" dan "Kini Mereka Tahu", dua lagu yang langsung menyentuh sisi emosional penonton.
Suasana mencapai puncaknya saat lagu "Untungnya, Hidup Harus Tetap Berjalan" dilantunkan. Penonton mengangkat ponsel dan merekam suara Bernadya yang lembut dan penuh penghayatan.
"Bernadya bikin saya merasa seperti sedang ngobrol sama diri sendiri. Setiap liriknya terasa sangat pribadi," ujar Cancan, penonton asal Singkawang.
Dengan pengamanan tertib, kualitas tata suara yang memadai, serta area UMKM dan kuliner lokal yang ramai dikunjungi, konser ini berjalan lancar hingga selesai. (ars)
Editor : Aristono Edi Kiswantoro