Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Barat mengusung pameran arsip dengan menampilkan enam ratusan koleksi sejarah pada pameran yang digelar dalam rangka memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-68 Pemerintah Provinsi Kalbar belum lama ini. Gelaran pameran ini kali ketiga dalam peringatan HUT Pemprov Kalbar
MIRZA AHMAD MUIN, Pontianak
TAHUN ini, pameran arsip tersebut mengusung tema bersatu dalam keharmonisan, mewujudkan Kalbar maju, sejahtera dan berkelanjutan. Dalam kegiatan tersebut juga dipadati banyak pengunjung.
Salah satu pengunjung, Hafids mengaku terkesan ketika melihat pameran ini. "Saya melihat peta, surat-surat pemerintahan zaman dahulu, serta foto-foto masa lampau. Ke semuanya mengandung sejarah yang sangat tak ternilai. Saya pun tak menyangka ternyata begitu banyak koleksi arsip dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kalbar ini,” ujarnya.
Di sana kata dia, terdapat arsip tekstual dan arsip foto. Mulai dari peralihan Gubernur Kalbar tahun 1957 sampai dengan 2025.
“Saya juga melihat terdapat arsip tentang juara panjat tebing olimpiade Paris, Bang Veddriq Leonardo. Di sini saya melihat banyak peristiwa penting yang dapat menambah wawasan saya,” ujarnya.
Pengunjung lainnya Edy menuturkan pemerannya ini bagus bisa mengedukasi masyarakat. “Saya jadi tahu informasi mengenai pahlawan asal Kalbar, Gubernur dan Bupati setiap periode, bahkan informasi mengenai destinasi wisata di setiap kabupaten juga terinformasikan. Ini sangat keren,” ujarnya.
Dia berharap, ke depan momen seperti ini selalu diadakan. Dengan begitu masyarakat dapat mengenal para tokoh-tokoh masa lalu yang pernah berjasa bagi kemajuan Kalbar.
Di tempat sama, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Barat Sugeng Hariadi mengatakan materi pameran arsip ini adalah tentang perjalanan terbentuknya Pemprov Kalbar dari masa ke masa, termasuk profil Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar dari dahulu hingga sekarang. Kemudian juga menampilkan kisah tragedi mandor, Kalbar Masa otonomi Daerah, obyek wisata, Kalbar masa kesultanan serta banyak lagi materi arsip statis lainnya.
Dia melanjutkan pameran arsip ini akan berlangsung mulai Senin lalu hingga Kamis 23 Januari 2025. Tujuannya untuk memberikan pengetahuan pentingnya arsip kepada pelajar, mahasiswa dan masyarakat dalam hal menjaga memori kolektif bangsa.
Sugeng memperkirakan pameran arsip ini akan menjaring ribuan pengunjung seperti tahun- tahun sebelumnya. Utamanya para pelajar dan mahasiswa. Namun tak menutup kemungkinan juga dihadiri dari masyarakat umum.(*)
Editor : A'an