Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Teknik Mirroring dan Cara Tenang Hadapi Anak Tantrum Tanpa Emosi

Chairunnisya • Senin, 4 Mei 2026 | 19:05 WIB
Ilustrasi anak tantrum (AI)
Ilustrasi anak tantrum (AI)

PONTIANAK POST - Menghadapi anak yang sedang tantrum memang sering menguji kesabaran. Namun, kunci utama dalam situasi ini bukanlah emosi, melainkan bagaimana orang tua tetap tenang dan hadir untuk membantu anak mengelola perasaannya.

Menurut Anna Surti Ariani SPsi MSi Psikolog, cara yang paling tepat menghadapi anak bukan dengan marah-marah, melainkan tetap tenang.

’’Respons tantrum sebaiknya tertuju pada anak, misalnya tersenyum atau tertawa manis kepadanya, bukan tertawa bersama orang lain atau mengabaikan anak,’’ jelasnya, dikutip dari Jawapos.

Baca Juga: Konsistensi Pola Asuh Jadi Kunci Hadapi Anak Tantrum di Tempat Umum

Marah Justru Perburuk Situasi

Yang paling penting, orang tua tidak ikut marah. Anak sebenarnya sedang kesulitan mengendalikan emosi dan membutuhkan bantuan. Jika orang tua malah membentak atau menghukum, ada beberapa risiko yang muncul.

’’Anak tidak belajar cara yang tepat untuk meregulasi emosi, justru merasa takut dan marah. Dia juga bisa kesulitan mempercayai lingkungannya, bahkan rentan mengalami masalah attachment di masa depan,’’ kata Anna.

Respons marah juga bisa memperburuk situasi. Anak yang merasa tidak dipahami cenderung makin keras menangis atau berteriak. Sebaliknya, orang tua yang tenang justru membantu anak menurunkan intensitas emosinya.

’’Orang tua perlu mengingat bahwa anak sedang kesulitan, bukan sedang melawan,’’ tambahnya.

Baca Juga: Lima Cara Tenang Menghadapi Anak Tantrum di Tempat Umum Tanpa Panik

Bisa Terapkan Teknik Mirroring

Ada berbagai strategi menghadapi tantrum tanpa harus marah. Orang tua bisa memeluk anak dengan penuh kasih sayang, menatapnya dengan lembut, atau memvalidasi emosinya. Contohnya dengan mengatakan, ’’Kamu kesal sekali ya karena mainannya susah dibuka?’’.

Memenuhi kebutuhan anak, seperti memberi makan saat lapar atau istirahat ketika lelah, juga penting. ’’Bahkan, taktik mirroring, meniru perilaku anak seperti memukul lantai atau berguling, bisa menjadi distraksi yang efektif,’’ katanya.

Jangan Beri Gadget

Selain itu, penting juga menghindari pemberian gadget atau hadiah sebagai ’’jalan pintas’’ menenangkan anak tantrum.

Baca Juga: Anak Tantrum di Tempat Umum? Begini Cara Ampuh Menghadapinya Menurut Ahli

’’Kalau itu dilakukan berulang, anak bisa belajar bahwa dia akan mendapat apa yang diinginkan dengan tantrum,’’ jelas psikolog di LPTUI Depok & Wellspring Center, Radio Dalam, Jaksel itu.

Setelah emosi anak mereda, orang tua sebaiknya kembali membangun kedekatan. Ajak bermain atau beraktivitas bersama agar anak merasa tetap dicintai. ’’Anak perlu tahu bahwa meskipun marah, orang tuanya tetap mau bersamanya dan tidak meninggalkan dia,’’ kata Anna.

Orang tua juga bisa memanfaatkan momen ini untuk pelan-pelan mengajarkan cara mengungkapkan emosi dengan lebih sehat. Misalnya dengan mengenalkan kosa kata emosi sederhana: senang, sedih, marah, atau kecewa. (*)

Editor : Chairunnisya
#tips anak #for her pontianak post #anak tantrum #anak