Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Seberapa Wajar Chat dengan Rekan Kerja Lawan Jenis? Ini Penjelasannya

Chairunnisya • Senin, 1 Juni 2026 | 20:13 WIB
Ilustrasi pekerja kantor ngobrol (AI)
Ilustrasi pekerja kantor ngobrol (AI)

PONTIANAK POST - Komunikasi dengan rekan kerja merupakan bagian dari aktivitas profesional sehari-hari.

Namun, ketika komunikasi tersebut melibatkan lawan jenis, tidak jarang muncul kecurigaan dari pasangan yang dapat memicu konflik dalam rumah tangga.

Relationship Coach Arif Putra SH menilai penting bagi setiap orang untuk menjaga batas komunikasi profesional agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Baca Juga: Risiko Hukum Menuduh Perselingkuhan Tanpa Bukti

Jaga Komunikasi Tetap Profesional

Menurut Arif, komunikasi dengan rekan kerja sebaiknya dilakukan dalam koridor profesional dan berhubungan dengan pekerjaan.

’’Komunikasi profesional sebaiknya dilakukan pada jam kerja dan sebatas urusan pekerjaan, bukan hal pribadi. Justru ketika komunikasi mulai masuk ke ranah personal, di situlah potensi masalah muncul,’’ katanya, dikutip dari Jawapos.

Meski demikian, komunikasi di luar jam kerja tetap dapat dimaklumi selama isi percakapan masih berkaitan dengan pekerjaan.

Baca Juga: Jangan Langsung Menuduh, Salah Paham Bisa Menghancurkan Hubungan dan Karier Pasangan

’’Meski di luar jam kerja, asal isi percakapan masih profesional harusnya bisa dimaklumi,’’ ucapnya.

Pasangan Perlu Mengedepankan Kepercayaan

Di sisi lain, pasangan juga perlu menjaga rasa percaya. Arif menilai kecurigaan tidak seharusnya langsung muncul hanya karena pasangan berkomunikasi dengan rekan kerja lawan jenis.

’’Kata kuncinya tetap bertanya, bukan menuduh,’’ ujarnya.

Baca Juga: 5 Hal Pribadi yang Sebaiknya Tidak Diceritakan kepada Rekan Kerja

Dengan komunikasi yang terbuka, pasangan dapat memahami konteks percakapan secara lebih utuh dan menghindari kesimpulan yang keliru.

Soal Ponsel dan Batas Privasi

Arif juga menyoroti kebiasaan memeriksa ponsel pasangan yang kerap menjadi sumber pertengkaran. Konflik biasanya muncul ketika tidak ada kesepakatan mengenai batas privasi dalam hubungan.

’’Kalau tidak ada kesepakatan, masalah seperti ini bisa memicu konflik serius. Rasa percaya ternodai, insecurity meningkat, dan hubungan menjadi tidak sehat,’’ lanjutnya.

Baca Juga: Kenali Taktik Rekan Kerja Manipulatif: Tips Menghadapinya

Karena itu, membangun kesepakatan bersama mengenai privasi dan komunikasi menjadi langkah penting untuk menjaga hubungan tetap harmonis dan sehat. (*) 

Editor : Chairunnisya
#tips pasangan #relationship #rekan kerja #cemburu