PONTIANAK POST - Memiliki penglihatan yang jernih dan bebas dari gangguan mata tentu menjadi dambaan semua orang.
Tidak harus bergantung pada kacamata, bisa melihat dengan jelas dan nyaman tentu sangat berpengaruh pada kualitas hidup.
Untuk itu, menjaga kesehatan mata menjadi hal yang sangat penting.
Berikut ini 6 langkah efektif yang bisa Anda terapkan untuk merawat sekaligus meningkatkan kesehatan mata, dilansir dari Her Beauty:
- Konsumsi Asupan Bergizi
Nutrisi yang Anda pilih sehari-hari punya dampak besar terhadap kesehatan mata. Beberapa jenis makanan yang direkomendasikan antara lain:
- Vitamin A, yang berfungsi melindungi retina dan mencegah penyakit mata seperti katarak. Bisa ditemukan di wortel, pepaya, alpukat, dan tomat.
- Asam lemak omega-3, berguna menjaga kelembapan mata dan mencegah katarak. Sumbernya antara lain ikan salmon, tuna, dan halibut.
- Sayuran hijau, seperti bayam dan brokoli, kaya akan lutein dan zeaxanthin untuk menjaga kesehatan pusat retina.
- Antioksidan tinggi, seperti buah berry, plum, dan ceri, untuk menangkal efek radikal bebas yang bisa merusak jaringan mata.
- Kurangi Paparan Cahaya Terlalu Terang
Menatap layar TV, smartphone, atau laptop dalam kondisi gelap atau terlalu terang bisa memicu kelelahan pada mata. Akibatnya, mata bisa terasa kering, gatal, perih, bahkan kabur.
Solusi sederhana:
- Alihkan pandangan setiap 20 menit ke objek jauh selama 20 detik.
- Istirahatkan mata setiap 2 jam selama 15 menit.
- Atur tingkat kecerahan layar agar sesuai dengan pencahayaan ruangan.
- Gunakan filter layar anti-sinar biru untuk mengurangi tekanan pada mata.
- Hindari Penggunaan Lensa Kontak Berlebihan
Penggunaan soft-lens tanpa perawatan tepat bisa menyebabkan abrasi kornea, iritasi, mata kering, hingga infeksi.
Jika Anda tetap memilih menggunakan lensa kontak, pastikan:
- Tidak menggunakannya saat tidur.
- Menjaga kebersihan dengan larutan khusus sesuai petunjuk dokter.
- Membersihkan tempat penyimpanan lensa secara rutin.
- Beralih ke kacamata jika muncul gangguan pada mata.
- Lindungi Mata dari Debu dan Benda Asing
Paparan partikel kecil seperti debu bisa menyebabkan iritasi jika tidak segera ditangani. Jika mata kemasukan benda asing:
- Minta bantuan meniup secara perlahan.
- Kedipkan mata hingga keluar air mata.
- Jika tidak berhasil, rendam wajah dalam air bersih di baskom dan buka-tutup mata selama beberapa detik.
Untuk pencegahan, gunakan kacamata pelindung saat berada di lingkungan berdebu atau helm full-face saat berkendara.
- Rutin Berolahraga
Olahraga bukan hanya menjaga kebugaran tubuh, tapi juga mengurangi risiko gangguan mata akibat komplikasi dari penyakit seperti diabetes tipe 2.
Selain itu, Anda bisa melakukan olahraga mata seperti:
- Latihan pola angka 8: Gerakkan mata membentuk angka 8 di lantai selama 30 detik.
- Latihan fokus pada objek: Fokuskan mata pada pensil atau jari yang digerakkan ke kiri dan kanan.
- Fokus jarak dekat dan jauh: Pandangi objek pada jarak 25 cm lalu 50 cm secara bergantian, masing-masing 15 detik.
- Lakukan Pemeriksaan Mata Secara Berkala
Pemeriksaan rutin memungkinkan deteksi dini terhadap gangguan mata. Waktu pemeriksaan ideal tergantung usia dan kondisi kesehatan:
- Anak usia <3 tahun: minimal sekali.
- Usia 3–5 tahun: minimal sekali.
- Masa sekolah: sesuai saran dokter, umumnya 1–2 kali per tahun.
- Dewasa sehat: minimal dua kali setahun.
- Jika memiliki kondisi khusus seperti memakai kacamata, diabetes, atau riwayat glaukoma, pemeriksaan bisa lebih sering.
Penutup
Kesehatan mata tidak datang begitu saja. Perlu upaya sadar dan konsisten, mulai dari pola makan sehat, istirahat cukup, hingga perlindungan dari paparan berbahaya.
Jangan abaikan gejala kecil dan lakukan pemeriksaan secara rutin untuk menjaga penglihatan tetap optimal sepanjang waktu. (mif)
Editor : Miftahul Khair