PONTIANAK POST - Bahaya camilan gurih ternyata tidak berhenti pada naiknya gula darah. Konsumsi makanan tinggi karbohidrat dan lemak jenuh juga bisa memicu gangguan metabolik serius.
Dokter Christian Dion Saelan MARS SpPD FINASIM menjelaskan bahwa resistensi insulin biasanya berkaitan dengan obesitas dan kadar kolesterol tinggi.
“Resistensi insulin biasanya disebabkan oleh obesitas dan sering disertai dengan kolesterol tinggi,” terang Dokter spesialis penyakit dalam RS Kristen Mojowarno, Jombang, ini dikutip dari Jawapos.
Baca Juga: Mengenal Senyawa Aktif Bunga Telang yang Ampuh Lawan Kolesterol Tinggi
Kondisi tersebut dikenal sebagai sindrom metabolik. Menurut Christian, sindrom ini dapat mempercepat terjadinya serangan jantung maupun stroke pada penderita diabetes.
Ia menambahkan, tepung putih yang dipadukan dengan minyak jenuh menjadi kombinasi yang perlu diwaspadai. Sebab, lemak jenuh dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh.
Tidak hanya penderita diabetes, orang sehat pun tetap berisiko mengalami gangguan kesehatan bila terlalu sering mengonsumsi camilan tinggi karbohidrat.
Baca Juga: Tak Punya Waktu Olahraga? Squat 10 kali Sehari Bisa Bantu Jaga Metabolisme Tubuh
“Risikonya memang lebih rendah, tapi tetap disarankan jangan banyak dikonsumsi. Kolesterol dan trigliserida bisa tetap naik. Selain itu, faktor inflamasi juga meningkat seiring konsumsi karbohidrat tinggi,” jelasnya. (*)
Editor : Chairunnisya