PONTIANAK POST - Banyak orang tua menginginkan anak segera tidur saat jam istirahat tiba. Namun, kebiasaan meminta anak langsung tidur tanpa persiapan justru sering membuat proses tidur menjadi lebih sulit.
Dokter spesialis anak RS Adi Husada Kapasari Surabaya, dr Davit Soesanto SpA, menilai anak membutuhkan waktu untuk menenangkan tubuh dan pikirannya setelah beraktivitas sepanjang hari.
Hindari Memaksa Anak Tidur Mendadak
Menurut Davit, proses menuju tidur sebaiknya dilakukan secara bertahap agar anak merasa lebih nyaman.
Baca Juga: Bedtime Routine Sejak Bayi, Cara Sederhana Membuat Anak Mudah Tidur
"Kuncinya adalah konsisten dan bertahap. Mulai rutinitas tidur sekitar 30 sampai 60 menit sebelum jam tidur dan jangan langsung memaksa anak tidur mendadak," ujarnya, dilansir dari Jawapos.
Dengan adanya masa transisi tersebut, tubuh anak memiliki waktu untuk beradaptasi menuju waktu istirahat.
Ciptakan Suasana Kamar yang Nyaman
Selain rutinitas yang konsisten, lingkungan tidur juga berperan penting.
Baca Juga: Tidur Berkualitas Jadi Kunci Tumbuh Kembang dan Kecerdasan Anak
Davit mengingatkan orang tua untuk menciptakan suasana kamar yang tenang dan nyaman. Lingkungan yang mendukung akan membantu anak lebih cepat terlelap tanpa drama maupun tantrum.
Pola yang dilakukan secara berulang setiap malam akan membantu anak mengenali waktu tidur sebagai bagian alami dari rutinitas hariannya. (*)
Editor : Chairunnisya