PONTIANAK POST - Kesulitan tidur pada anak sering kali bukan disebabkan satu faktor saja. Kebiasaan sehari-hari yang tampak sepele justru dapat mengganggu kualitas tidur dan membuat anak sulit beristirahat dengan baik.
Dokter spesialis anak RS Adi Husada Kapasari Surabaya, dr Davit Soesanto SpA, mengatakan stimulasi berlebihan sebelum tidur menjadi salah satu penyebab yang paling sering ditemukan.
Gadget dan Aktivitas Berlebihan Sebelum Tidur
Menurut Davit, bermain terlalu aktif, tidur siang terlalu sore, hingga penggunaan gadget dapat membuat anak lebih sulit mengantuk saat malam hari.
Baca Juga: Bedtime Routine Sejak Bayi, Cara Sederhana Membuat Anak Mudah Tidur
"Hindari screen time sebelum tidur karena cahaya biru dari gadget dapat menghambat produksi hormon melatonin yang membantu tubuh merasa mengantuk," katanya, dikutip dari Jawapos.
Batasi Makanan Tinggi Gula
Selain gadget, makanan tinggi gula menjelang malam juga sebaiknya dihindari karena dapat membuat anak menjadi lebih aktif. Davit juga menyarankan agar orang tua menjaga jadwal tidur tetap konsisten, termasuk saat akhir pekan.
Baca Juga: Tidur Berkualitas Jadi Kunci Tumbuh Kembang dan Kecerdasan Anak
"Perbedaan jam tidur saat akhir pekan sebaiknya tidak terlalu jauh dari hari biasa supaya ritme biologis anak tidak terganggu," jelas Davit.
Orang Tua Sibuk Tetap Bisa Menjaga Rutinitas
Bagi keluarga dengan jadwal kerja padat, menjaga rutinitas tidur tetap memungkinkan dilakukan secara bergantian.
Baca Juga: Kenapa Kepala Selalu Sakit Setiap Kali Bangun Tidur di Pagi Hari? Ini 6 Penyebab Utamanya
"Yang penting pola dan rutinitasnya tetap sama. Orang tua juga bisa menyempatkan quality time singkat sebelum tidur, misalnya lewat video call untuk mengucapkan selamat malam," lanjutnya.
Dengan pola yang konsisten, anak tetap dapat memperoleh kualitas tidur yang baik meski kedua orang tua memiliki kesibukan yang berbeda. (*)
Editor : Chairunnisya