PONTIANAK POST - Tren manicure gel masih menjadi pilihan banyak orang karena hasilnya lebih rapi dan tahan lama.
Namun, belakangan muncul kekhawatiran setelah ramai diperbincangkan kasus seorang wanita yang disebut mengalami kanker kulit setelah bertahun-tahun rutin menjalani manicure gel menggunakan lampu UV.
Dilansir dari Jawapos, Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin RS Royal Surabaya, dr Agustina Tri Pujiastuti SpDVE FINSDV, mengatakan kemungkinan tersebut memang bisa terjadi.
Baca Juga: Ini Kelompok yang Lebih Rentan Mengalami Kerusakan Kulit akibat Sinar UVA
Namun, penyebab utamanya bukan berasal dari gel kuku, melainkan paparan sinar ultraviolet (UV) dari lampu pengering kuku.
"Lampu tersebut memancarkan sinar UVA yang dalam jangka panjang dapat memengaruhi kesehatan kulit," ujar dokter spesialis kulit dan kelamin RS Royal Surabaya sekaligus dosen Fakultas Kedokteran UPN Veteran Jawa Timur itu.
Paparan UVA Dapat Merusak DNA Kulit
Agustina menjelaskan, sinar UVA selama ini dikenal sebagai penyebab penuaan dini. Paparan yang terjadi secara berulang juga dapat menimbulkan kerusakan pada sel kulit.
Baca Juga: Kuku Bukan Sekadar Estetika, Bisa Jadi Cermin Kondisi Kesehatan
"Paparan sinar UVA berulang dapat merusak DNA sel kulit. Kerusakan DNA berpotensi memicu mutasi sel yang pada akhirnya berkembang menjadi sel kanker," terangnya.
Meski demikian, ia menegaskan paparan sinar UVA dari lampu manicure jauh lebih kecil dibandingkan paparan sinar matahari sehari-hari.
Besarnya paparan juga dipengaruhi oleh jenis dan merek alat yang digunakan karena setiap mesin memiliki tingkat emisi UVA yang berbeda.
Baca Juga: Benarkah Rambut Beruban Bisa Cegah Kanker Kulit? Ini Penjelasan Ilmiahnya
Paparan Lampu UV Tidak Sama dengan Sinar Matahari
Menurut Agustina, sejumlah penelitian menunjukkan paparan lampu UV manicure selama 10 menit memiliki tingkat paparan tertentu yang masih lebih rendah dibanding aktivitas di bawah sinar matahari langsung.
"Dari beberapa penelitian diketahui bahwa paparan lampu UV manicure selama 10 menit kira-kira setara dengan paparan sinar matahari langsung selama 3,5 hingga 6 menit. Tetapi angka itu bisa berbeda tergantung jenis mesin yang digunakan," jelasnya.
Karena itu, menurutnya, masyarakat tidak perlu panik, tetapi tetap perlu memahami adanya paparan sinar UVA setiap kali menggunakan lampu UV manicure, terutama bila dilakukan dalam jangka waktu panjang. (*)
Editor : Chairunnisya