Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Disfungsi Ereksi Bisa Menjadi Indikator Kesehatan Pria, Ini Penjelasan Ahli

Chairunnisya • Kamis, 9 Juli 2026 | 19:57 WIB
Gingseng (DOK JAWAPOS)
Gingseng (DOK JAWAPOS)

PONTIANAK POST - Kemampuan seksual kerap dikaitkan dengan vitalitas dan kualitas hidup pria.

Namun, di balik itu, fungsi ereksi ternyata juga dapat menjadi gambaran kondisi kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Dilansir dari Jawapos, Guru Besar Botani Farmasi dan Farmakognosi, Fakultas Farmasi, Universitas Airlangga, Prof. Dr. Apt. Mangestuti Agil MS, menjelaskan bahwa para ahli kesehatan memandang fungsi ereksi bukan sekadar peristiwa seksual. 

Baca Juga: Kenali Gejala Disfungsi Ereksi yang Perlu Anda Waspadai

"Ereksi merupakan aktivitas vaskular yang dikendalikan oleh otak, saraf, hormon, dan pembuluh darah," ujarnya.

Gangguan Ereksi Dipengaruhi Banyak Faktor

Menurut Mangestuti, gangguan ereksi dapat dipicu oleh kombinasi faktor fisik dan psikologis.

Dari sisi fisik, gangguan aliran darah ke organ kelamin dapat disebabkan aterosklerosis, tekanan darah tinggi, dan kolesterol tinggi.

Baca Juga: Ini Kelompok Herbal Yang Mendukung Kesehatan Reproduksi Wanita Secara Alami

Penyakit kronis seperti diabetes juga dapat merusak saraf dan pembuluh darah sehingga mengganggu proses ereksi.

Selain itu, penyakit ginjal berpotensi menghambat sinyal neurologis yang dibutuhkan untuk merangsang ereksi.

Gangguan hormonal, terutama rendahnya kadar hormon testosteron, juga dapat menurunkan gairah seksual dan kemampuan ereksi. Gangguan tiroid pun dapat menimbulkan masalah serupa.

Baca Juga: Mengenal Kembang Leson, Ramuan Mandi Tradisional yang Dipercaya Kurangi Rasa Lelah

Stres hingga Depresi Ikut Berpengaruh

Mangestuti menjelaskan bahwa faktor psikologis juga tidak kalah penting. Stres, depresi, dan kecemasan dapat menghambat kemampuan otak membentuk respons fisik yang diperlukan dalam proses ereksi.

Konflik berkepanjangan dalam hubungan juga dapat mengganggu komunikasi dan menurunkan keintiman emosional pasangan.

Menurutnya, dunia kesehatan sepakat bahwa kesehatan seksual pria dibangun oleh pembuluh darah yang sehat, keseimbangan hormon, dan kondisi tubuh yang bugar.

Karena itu, menjaga kesehatan secara menyeluruh menjadi langkah penting untuk mempertahankan fungsi seksual yang optimal. (*) 

Editor : Chairunnisya
#gingseng #stres #disfungsi ereksi #vitalitas #Herbal