Tips Menjaga Mikrobiota Usus melalui Pola Makan dan Aktivitas Sehari-hari

Chairunnisya • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 21:53 WIB
Ilustrasi nata de coco, camilan olahan dari kelapa yang bermanfaat bagi saluran pencernaan.
Ilustrasi nata de coco, camilan olahan dari kelapa yang bermanfaat bagi saluran pencernaan.

PONTIANAK POST - Kesehatan usus tidak hanya bergantung pada konsumsi probiotik atau prebiotik secara terpisah. Keduanya perlu dijaga keseimbangannya agar mikrobiota usus tetap bekerja optimal.

Dilansir dari Jawapos, Guru Besar Botani Farmasi dan Farmakognosi Fakultas Farmasi Universitas Airlangga, Prof Dr Apt Mangestuti Agil MS, menjelaskan bahwa perpaduan probiotik dan prebiotik dikenal sebagai sinbiotik.

Variasi Makanan Sangat Penting

Baca Juga: Ini Daftar Makanan Prebiotik Alami yang Baik untuk Menjaga Kesehatan Usus

Menurut Prof Mangestuti, keseimbangan sinbiotik dapat dijaga melalui pola makan yang beragam sehingga tubuh memperoleh variasi serat yang dibutuhkan mikroba usus.

Selain itu, masyarakat dianjurkan mengurangi konsumsi makanan instan atau ultra-processed food dan memperbanyak makanan hasil fermentasi.

Bijak Menggunakan Antibiotik

Baca Juga: Kenali Manfaat Probiotik untuk Pencernaan, Imunitas, dan Penyerapan Nutrisi Secara Optimal

Prof Mangestuti juga mengingatkan agar penggunaan antibiotik dilakukan secara hati-hati dan sesuai petunjuk dokter.

Langkah tersebut penting agar antibiotik tidak membunuh bakteri baik yang hidup di dalam usus.

Lengkapi dengan Air dan Aktivitas Fisik

Selain pola makan, keseimbangan mikrobiota usus juga dipengaruhi gaya hidup.

Baca Juga: Cara Alami Menjaga Pencernaan Tetap Sehat dengan Ramuan Herbal Indonesia dan Gaya Hidup Sehat

Prof Mangestuti menyarankan menjaga kecukupan air minum dan rutin melakukan aktivitas fisik sebagai bagian dari upaya mempertahankan keseimbangan mikroba usus. (*)

Editor : Chairunnisya
probiotik kesehatan usus Mangestuti Agil prebiotik sinbiotik