Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Alex Sebut Ibadah Kurban Jadi Pengingat Menyingkirkan Ego Pribadi dan Kepedulian

Ahmad Sofi • Jumat, 29 Mei 2026 | 16:07 WIB
Bupati dan Wabup Ketapang menyalurkan hewan kurban ke sejumlah masjid di Ketapang. (ISTIMEWA)
Bupati dan Wabup Ketapang menyalurkan hewan kurban ke sejumlah masjid di Ketapang. (ISTIMEWA)

PONTIANAK POST - Pemerintah Kabupaten Ketapang menyalurkan hewan kurban ke sejumlah masjid di Ketapang. Penyerahan dilakukan oleh Bupati dan Wakil Bupati Ketapang, Alexander Wilyo dan Jamhuri Amir.

Penyerahan hewan kurban ini dimulai di Surau Darussalam, Jalan S. Parman, Gang Kelapa Gading, Kelurahan Sukaharja, Kecamatan Delta Pawan. Dalam kesempatan tersebut, Alex juga menyerahkan secara simbolis hewan kurban kepada Pengurus Pondok Pesantren Hidayaturrahman, Desa Kalinilam, Kecamatan Delta Pawan.

Tidak hanya menyerahkan bantuan atas nama pemerintah daerah, Alex bersama keluarga juga menyerahkan hewan kurban secara pribadi kepada pengurus Surau Darussalam dan warga RT di Gang Kelapa Gading.

"Bagi saya, kurban keluarga merupakan komitmen tahunan sebagai wujud rasa syukur sekaligus bentuk kepedulian nyata kepada lingkungan sekitar. Selain di Surau Darussalam, hewan kurban keluarga juga disalurkan ke Masjid Al-Ikhlas dan beberapa masjid lainnya di Kabupaten Ketapang," ungkap Alex.

Baca Juga: Pemkab Ketapang Raih Opini WTP Ke-12 Berturut-turut dari BPK Kalbar

Alex menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Ketapang melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) turut menyalurkan bantuan hewan kurban secara simbolis kepada Pondok Pesantren Nur Ilahi, masjid, dan surau di sejumlah kecamatan sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah dalam merayakan Iduladha.

Di hadapan para tokoh agama dan masyarakat, saya juga menyampaikan refleksi pribadi yang menyentuh tentang perjalanan hidup, doa, dan arti pengorbanan.

"Saya mengenang diri saya bukanlah siapa-siapa, namun dengan doa-doa orang banyak saya menjadi seperti sekarang ini. Oleh karenanya, Iduladha merupakan wujud syukur, keikhlasan, dan pengorbanan. Karena bagi saya, doa adalah kekuatan terbesar," kata Alex.

Menurutnya, ibadah kurban bukan sekadar ritual tahunan, melainkan pengingat untuk menyingkirkan ego pribadi demi memperkuat solidaritas, kepedulian sosial, dan rasa kemanusiaan.

Dia berharap ibadah qurban ini dapat mempererat tali silaturahmi, menumbuhkan rasa kebersamaan, meningkatkan kepedulian sosial, serta menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat, terutama bagi tetangga, kaum kerabat, sanak saudara, dan handai taulan.

Baca Juga: Jelang Final Liga Champions Arsenal vs PSG, Eberechi Eze Kirim Pesan Tegas

Sementara itu, Wakil Bupati Ketapang, Jamhuri Amir, menyerahkan hewan kurban kepada pengurus Mushalla Al-Azhar, Desa Sampit, Kecamatan Delta Pawan.

Selain penyerahan di Mushalla Al-Azhar, Pemerintah Kabupaten Ketapang juga menyerahkan bantuan secara simbolis kepada pengurus Masjid Babussalam Sindur di Desa Mekar Sari, Kecamatan Benua Kayong, Masjid Al Hidayah Dusun Tanjung Perak Kecamatan Nanga Tayap, serta Masjid Darul Muttaqin Kecamatan Kendawangan. Masing-masing rumah ibadah menerima satu ekor sapi kurban. Kegiatan ini dipusatkan di Mushalla Al-Azhar Sampit.

Jamhuri mengatakan penyerahan hewan kurban merupakan agenda tahunan Pemerintah Kabupaten Ketapang sebagai bentuk rasa syukur sekaligus kepedulian kepada umat Muslim menjelang Iduladha.

Dia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat karena pada tahun ini Pemerintah Kabupaten Ketapang hanya mampu menyalurkan 10 ekor sapi kurban akibat keterbatasan anggaran dan kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat.

"Walaupun sedikit, Pemerintah Kabupaten Ketapang tetap berupaya menyumbangkan sapi kurban pada Iduladha tahun ini," kata Jamhuri.

Dia menegaskan, fokus utama pemerintah daerah saat ini adalah mengabdi kepada masyarakat dan menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat Kabupaten Ketapang, meskipun di tengah keterbatasan anggaran pembangunan.

"Niat kami tidak lain fokus untuk mengabdi kepada masyarakat dan negara di masa pemerintahan kami ini. Kami mohon maaf apabila pembangunan belum banyak dirasakan masyarakat karena belum maksimal. Insyaallah kami hanya ingin mensejahterakan masyarakat Kabupaten Ketapang," ucapnya.

Dia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Ketapang akan terus berupaya menghadirkan berbagai terobosan baru, termasuk mendorong perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Ketapang untuk turut membantu melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).

Menurutnya, pemerintah daerah akan terus merespons berbagai kebutuhan dan program masyarakat meskipun kemampuan anggaran tahun ini masih terbatas.

"Mudah-mudahan ke depan anggaran kembali normal sehingga Pemerintah Kabupaten Ketapang dapat berbuat lebih banyak lagi kepada masyarakat," harapnya. (afi)

Editor : Hanif
#ego #Alexander Wilyo #iduladha #Bupati Ketapang