KUBU RAYA – Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Tanjungpura mendorong peningkatan kapasitas petani kopi di Desa Padi Jaya, Kecamatan Kuala Mandor B, Kabupaten Kubu Raya, melalui program diseminasi teknologi dan manajemen pascapanen. Kegiatan ini dilaksanakan bersama mitra Kelompok Tani Hidup Baru di Dusun Karya Murni, Sabtu (30/8/2025).
Tim PKM terdiri dari dosen lintas program studi, yakni Ratih Rahmahwati, ST., MT. (Teknik Industri), Shenny Oktoriana, S.P., M.Sc. (Agribisnis), dan Sarma Siahaan, S.Si., M.Si. (Kehutanan).
Program ini didanai Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).
Dalam kegiatan tersebut, kelompok tani menerima hibah mesin pengupas kulit kopi dan mesin sangrai.
Selain itu, anggota juga mendapat pelatihan manajemen pemasaran dan teknik packaging agar produk kopi mereka lebih siap bersaing di pasar.
Ketua Kelompok Tani Hidup Baru, Qomaruddin, menyampaikan apresiasinya.
“Pendampingan dan pelatihan penggunaan mesin pengolahan kopi pascapanen ini sangat bermanfaat. Dari yang awalnya manual, kini produktivitas dan kualitas kopi kami bisa meningkat,” ujarnya.
Kelompok Tani Hidup Baru sendiri berdiri sejak 2019 dengan 19 anggota. Hingga kini, mereka telah menanam sekitar 11.200 batang kopi di Dusun Karya Murni.
Selain kopi, mereka juga membudidayakan pinang dan jahe yang menjadi komoditas unggulan Kabupaten Kubu Raya.
Program PKM Untan ini diharapkan menjadi titik awal hilirisasi kopi Padi Jaya agar lebih dikenal luas, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di daerah tersebut. (ser)
Editor : Aristono Edi Kiswantoro