Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Gebyar Petani Kubu Raya di Kuala II, Petani Siap Pamerkan Hasil Bumi dan Tanam Serentak

Ashri Isnaini • Senin, 13 April 2026 | 13:11 WIB
Ilustrasi Sawah (Jawa Pos)
Ilustrasi Sawah (Jawa Pos)
PONTIANAK POST – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Kubu Raya berencana menggelar agenda Gebyar Petani di Desa Kuala II, Kecamatan Sungai Raya, pada akhir April mendatang. Kegiatan yang mengusung konsep partisipasi masyarakat ini akan menjadi ajang pameran hasil bumi sekaligus penguatan sektor pertanian daerah.

Kepala DKPP Kubu Raya, Agus Siswandi, mengungkapkan bahwa Gebyar Petani ini digerakkan sepenuhnya secara swadaya oleh para petani dan pihak terkait tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Ini murni gotong royong petani. Mulai dari konsumsi, tenda, hingga pelaksanaan kegiatan merupakan kontribusi bersama kelompok tani dan masyarakat desa,” ujar Agus Siswandi di Sungai Raya, Minggu (12/4/2026).

Rangkaian Gebyar Petani akan diisi dengan berbagai agenda, mulai dari temu kelompok tani, pameran komoditas hortikultura, hingga peragaan alat dan mesin pertanian (alsintan). Produk yang ditampilkan mencakup beras lokal dan berbagai hasil olahan pertanian masyarakat setempat.

Baca Juga: Harga Kelapa di Sambas Anjlok dari Rp6 Ribu ke Rp2.800, Petani Keluhkan Penurunan Drastis

Selain pameran, kegiatan ini akan dirangkaikan dengan Gerakan Tanam Serempak (Gertam) yang rencananya dihadiri langsung oleh Bupati Kubu Raya, Sujiwo. Agenda ini melibatkan sedikitnya empat kelompok tani serta koperasi tani Desa Kuala II dalam penyediaan sarana produksi dan pupuk subsidi.

“Gertam ini menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat serta mentransfer spirit bertani kepada masyarakat,” tambahnya.

Menurut Agus, kolaborasi ini juga didukung pemerintah desa. Kepala desa turut berkontribusi dalam penyediaan fasilitas kegiatan. Saat ini, berbagai persiapan terus dilakukan, termasuk penyiapan lokasi dan lahan untuk kegiatan gertam. Undangan juga akan disebarkan kepada sejumlah pihak, mulai dari organisasi perangkat daerah, akademisi, hingga instansi terkait di tingkat provinsi dan pusat.

Agus menjelaskan bahwa kegiatan di Desa Kuala II ini akan menjadi proyek percontohan (pilot project) yang nantinya direplikasi di kecamatan lain yang memiliki potensi serupa.

Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif tersebut. Menurutnya, Gebyar Petani harus dimanfaatkan sebagai sarana publikasi program-program inovasi pertanian agar lebih dipahami oleh masyarakat luas.

Baca Juga: Ribuan Aktivis Ditangkap di Era Prabowo-Gibran, GUSDURian Soroti Ancaman Kebebasan Sipil dan Ajak Solidaritas

Sujiwo menambahkan bahwa pemerintah daerah terus berkomitmen memperkuat fasilitas penunjang, seperti pengembangan balai benih di Kubu Raya sebagai pusat edukasi dan transfer pengetahuan bagi petani.

“Balai benih ini menjadi cikal bakal tempat berkumpul bagi Kelompok Tani (Poktan) dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) untuk mendapatkan informasi dan pengetahuan baru,” jelas Sujiwo.

Bupati menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendukung sektor pertanian melalui kebijakan dan anggaran guna menjawab tantangan ekonomi di daerah.

“Di masa kepemimpinan saya bersama Wakil Bupati Pak Sukiryanto, kami berkomitmen penuh untuk hadir, termasuk dari sisi kebijakan dan anggaran. Ini tantangan bersama yang harus kita jawab,” tegasnya.

Ia berharap, melalui sinergi antara pemerintah, petani, dan berbagai pihak terkait, sektor pertanian di Kubu Raya dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian daerah. (ash)

Editor : Hanif
#hasil tani #petani #Gebyar #KUALA DUA #kubu raya