PONTIANAK POST – Ketua Umum Pengurus Provinsi Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kalimantan Barat, Karolin Margret Natasa, resmi membuka Kejurprov Open Karate Championship Kalbar 2025 di GOR Pangsuma Pontianak, Jumat (14/115). Tahun ini, dua agenda besar karate, Kejurprov dan Open Turnamen, digabung dalam satu helatan yang juga menjadi ajang pencarian bakat.
Karolin menjelaskan, selain mempertandingkan kelas-kelas prestasi di Kejurprov, turnamen ini juga membuka kategori umum yang dapat diikuti perguruan maupun klub karate dari berbagai daerah. “Pada kelas-kelas Open Championship merupakan olahraga prestasi, sementara Open Turnamen terbuka untuk umum, mulai dari anak-anak hingga mahasiswa. Selain itu, ada juga pencarian bakat,” ujarnya.
Ia berharap penyatuan dua ajang besar ini mampu meningkatkan prestasi sekaligus melahirkan bibit-bibit baru karateka Kalbar. Karolin juga menekankan bahwa karate bukan sekadar mengejar kemenangan. “Olahraga karate bukan hanya mencari juara atau untuk gaya, tetapi memiliki dasar filosofi yang sangat dalam. Saya berharap peserta mendalaminya, tidak sekadar mempelajari gerakannya,” katanya.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kalbar, Windi Prihastari, memberikan apresiasi kepada FORKI Kalbar atas terselenggaranya kejuaraan besar ini. “Ini ajang penting untuk menemukan atlet-atlet baru dan memotivasi karateka Kalbar agar terus meningkatkan prestasi,” ujarnya.
Ketua Panitia, Heriyadi, menyampaikan bahwa Open Karate Championship 2025 berlangsung selama tiga hari, 14–16 November, dan diikuti 1.213 peserta. Event ini merupakan kolaborasi FORKI Kalbar, Disporapar Provinsi Kalbar, Institut Bisnis dan Ekonomi (IBE) Indonesia, serta Universitas Tanjungpura (Untan).
“Ini event terbesar dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat, karena masyarakat haus akan lomba-lomba seperti ini,” ujarnya. Heriyadi menegaskan bahwa kegiatan tahun ini menggabungkan tiga jenis kejuaraan sekaligus. “Ada tiga kejuaraan dalam satu paket, yaitu Kejurprov, Open Turnamen, dan pencarian bakat atau Beginner,” jelasnya. (arf)
Editor : Hanif