PONTIANAK POST - Tidak semua ikan hias bernilai tinggi karena warna tubuhnya.
Pada tapah short body, justru proses pertumbuhan yang lambat menjadi salah satu alasan mengapa ikan ini dihargai mahal oleh kolektor.
Tapah short body merupakan varian unik dari ikan tapah (Wallago attu) yang memiliki tubuh lebih pendek akibat anomali genetik.
Baca Juga: Tapah Short Body Langka Kini Menjadi Buruan Kolektor Ikan Hias Indonesia
Membutuhkan Waktu Hingga Dua Tahun
Dilansir dari Jawapos, penghobi ikan hias Pinarto Kusumo menjelaskan bahwa pertumbuhan tapah short body berlangsung lebih lambat dibandingkan tapah biasa.
Untuk mencapai ukuran sekitar 20 sentimeter, ikan ini membutuhkan waktu pemeliharaan hingga dua tahun.
Lamanya proses tersebut membuat jumlah ikan siap jual menjadi terbatas sehingga nilainya tetap tinggi di pasaran.
Baca Juga: Cara Merawat Tiger Scat Hybrid Ikan Hias Unik Agar Tumbuh Optimal
Koleksi Bernilai Tinggi
Menurut Pinarto, bagi penghobi ikan predator, proses pemeliharaan yang panjang sebanding dengan keunikan yang dimiliki tapah short body.
Kelainan genetik yang awalnya dianggap sebagai anomali justru menjadikan ikan ini salah satu koleksi predator paling eksklusif.
Baca Juga: Mengenal Tiger Scat Hybrid Ikan Hias Premium dengan Corak Garis Polkado
Di kalangan penghobi, tapah short body tidak hanya dipelihara karena tampilannya yang berbeda, tetapi juga karena kelangkaannya yang sulit ditemukan di pasaran. (*)
Editor : Chairunnisya