PONTIANAK POST - Dunia ikan hias tidak hanya dipenuhi spesies berwarna cerah.
Sejumlah penghobi justru tertarik memelihara ikan predator yang memiliki bentuk unik dan karakter aktif. Salah satunya adalah ikan Genghis Khan yang kerap dijuluki sebagai hiu air tawar.
Julukan tersebut muncul karena bentuk tubuh dan gerakannya yang sekilas menyerupai hiu.
Baca Juga: Butuh Dua Tahun, Tapah Short Body Semakin Bernilai bagi Kolektor Ikan
Bentuk Mirip Hiu, Gerakannya Lincah
Penghobi ikan hias, Sugeng Supariyanto, mengatakan ikan Genghis Khan memiliki sirip punggung yang tegak memanjang dengan corak warna yang mengingatkan pada hiu.
’’Dari sisi karakter juga termasuk lincah,’’ katanya, dikutip dari Jawapos.
Baca Juga: Ikan Belida dan Baung Kian Langka di Habitat Alami, DPR Dorong Program Restocking Demi Kelestarian
Menurut Sugeng, ikan dengan nama latin Pangasius sanitwongsei merupakan spesies endemik Sungai Mekong dan Chao Phraya.
Di pasaran Indonesia, ikan ini cukup mudah ditemukan. Untuk ukuran sekitar 25 sentimeter seperti koleksinya, harganya berkisar Rp100 ribu.
’’Biasanya sekitar Rp 100 ribu,’’ jelasnya.
Baca Juga: Tapah Short Body Langka Kini Menjadi Buruan Kolektor Ikan Hias Indonesia
Populer di Pasar, Langka di Habitat Asli
Sugeng menjelaskan, Genghis Khan relatif mudah dijumpai di pasar ikan hias lokal karena cukup sering masuk ke Indonesia. Namun, kondisi tersebut justru berbeda dengan di habitat alaminya.
’’Uniknya, ikan ini justru jarang ditemukan di habitat aslinya,’’ katanya.
Menurut dia, Genghis Khan merupakan salah satu ikan air tawar terbesar di dunia. Di alam liar, panjang tubuhnya dapat mencapai sekitar tiga meter. Sementara di penangkaran, ukurannya umumnya tumbuh hingga sekitar 1,2 meter.
Sebagai ikan omnivora, Genghis Khan banyak diminati pencinta ikan predator untuk melengkapi koleksi.
’’Untuk tambahan koleksi karena memang unik,’’ katanya.
Baca Juga: Cara Merawat Tiger Scat Hybrid Ikan Hias Unik Agar Tumbuh Optimal
Pertumbuhan Lambat
Meski berpotensi tumbuh besar, Sugeng mengatakan pertumbuhan ikan Genghis Khan tergolong lambat sehingga penghobi tidak perlu terlalu khawatir dalam waktu dekat.
Namun, ia mengingatkan agar tetap menyediakan akuarium yang memadai.
’’Tetapi, ukuran akuariumnya juga jangan terlalu kecil,’’ ungkapnya.
Baca Juga: Moorish, Ikan Hias Eksotis dengan Sirip Panjang Mirip Layar Perahu
Menurut Sugeng, panjang akuarium sebaiknya minimal satu meter karena Genghis Khan termasuk ikan yang aktif berenang.
’’Ikan itu tidak jarang bisa menabrakkan dirinya ke dinding akuarium ketika merasa stres,’’ lanjutnya.
Ia menambahkan, Genghis Khan merupakan ikan penghuni dasar perairan.
’’Saat berburu mangsa, baru berenang ke atas,’’ tuturnya. (*)
Editor : Chairunnisya