Api Kembali Dekati Permukiman, Warga Melawi Bertahan Bersama Tim Gabungan

Aristono Edi Kiswantoro • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 00:22 WIB
JAGA KAMPUNG: Warga Desa Nusa Kenyikap bersama personel Polres Melawi, BPBD, dan Manggala Agni memadamkan kebakaran hutan dan lahan yang kembali mendekati permukiman. Sinergi seluruh pihak berhasil menahan laju api agar tidak merembet ke rumah-rumah warga.
JAGA KAMPUNG: Warga Desa Nusa Kenyikap bersama personel Polres Melawi, BPBD, dan Manggala Agni memadamkan kebakaran hutan dan lahan yang kembali mendekati permukiman. Sinergi seluruh pihak berhasil menahan laju api agar tidak merembet ke rumah-rumah warga.

 

PONTIANAK POST – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Nusa Kenyikap, Kecamatan Belimbing, Kabupaten Melawi, kembali mengancam permukiman warga setelah kobaran api muncul lagi akibat tiupan angin kencang. Menghadapi situasi tersebut, warga bersama tim gabungan terus berjibaku memadamkan api agar tidak merembet ke rumah maupun perkebunan masyarakat.

Memasuki hari kedua penanganan, Rabu (5/8), personel Polres Melawi, BPBD Kabupaten Melawi, Manggala Agni Daops Kalimantan XI/Sintang–Pondok Kerja Melawi, serta masyarakat kembali diterjunkan ke lokasi untuk melanjutkan proses pemadaman.

Berdasarkan laporan Kepala Desa Nusa Kenyikap, api kembali muncul pada pertengahan malam di sejumlah titik. Embusan angin yang cukup kencang membuat kobaran cepat menjalar menuju kawasan permukiman, hutan, dan lahan perkebunan milik warga.

Kondisi medan yang bergelombang hingga curam turut menyulitkan proses pemadaman. Api dengan cepat merambat sehingga luas area terdampak bertambah dalam waktu singkat.

Sebelum menuju lokasi, seluruh personel mengikuti apel kesiapan dan briefing di Mapolres Melawi untuk menyamakan strategi serta memastikan kesiapan personel dan peralatan yang akan digunakan di lapangan.

Setibanya di lokasi, tim gabungan segera melakukan pemetaan kondisi kebakaran sebelum memusatkan upaya pemadaman pada titik-titik api yang paling berpotensi mengancam permukiman warga. Langkah tersebut dilakukan agar kobaran api tidak semakin meluas ke kawasan hutan maupun perkebunan masyarakat.

Pemadaman dilakukan secara terpadu oleh Regu Pemadam Manggala Agni, personel Polres Melawi, BPBD Kabupaten Melawi, serta masyarakat yang bahu-membahu memadamkan api menggunakan peralatan yang tersedia.

Berkat kerja sama seluruh unsur, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan, terutama pada area yang mengarah ke permukiman. Namun, petugas masih menemukan bara api di beberapa titik sehingga proses pendinginan dan mopping up akan terus dilanjutkan untuk mencegah kebakaran kembali terjadi.

Polres Melawi mengapresiasi keterlibatan masyarakat yang ikut membantu penanganan karhutla sekaligus mengingatkan pentingnya kewaspadaan selama musim kemarau.

Masyarakat diimbau tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran kepada kepolisian maupun instansi terkait agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.

Sinergi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan aparat penanganan bencana dinilai menjadi kunci untuk mencegah kebakaran meluas sekaligus melindungi permukiman, lahan pertanian, dan lingkungan dari ancaman karhutla.

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
Karhutla Melawi Desa Nusa Kenyikap pemadaman karhutla kebakaran hutan dan lahan permukiman warga