Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Operasi Patuh 2025 di Mempawah, Polisi Diminta Tegas Tanpa Arogansi

Wahyu Ismir Jartha Kusuma • Selasa, 15 Juli 2025 | 13:55 WIB
PITA: Bupati Erlina didampingi Kapolres Jonathan David memasang pita kepada personil Ops Patuh Kapuas 2025.
PITA: Bupati Erlina didampingi Kapolres Jonathan David memasang pita kepada personil Ops Patuh Kapuas 2025.

PONTIANAK POST – Kapolres Mempawah, AKBP Jonathan David Harianthono, S.Ik menyatakan lalu lintas di jalan merupakan urat nadi pergerakan manusia, barang, dan jasa yang sangat vital bagi kehidupan sosial maupun ekonomi. Namun, di balik dinamika tersebut, terdapat ancaman besar jika aturan lalu lintas diabaikan oleh pengguna jalan.

“Kepatuhan berlalu lintas bukan hanya soal mematuhi rambu-rambu dan aturan berkendara. Lebih dari itu, menyangkut nyawa manusia dan masa depan bangsa,” ujar Jonathan saat apel gelar pasukan Operasi Kewilayahan Patuh 2025 serentak se-Indonesia di Halaman Mapolres Mempawah, Senin pagi (14/7).

Apel gelar pasukan dihadiri Bupati Mempawah Erlina, Waka Polres Mempawah Kompol Antonius Trias Kuncorojati, Pasiter Kodim Mempawah Kapten Inf Bambang Rusianto, PGS Dankima Yonmarhanlan  XII Lettu Mar Budi Sukardi, Kadis Perhubungan dan LH Aswin, Kepala Jasa Raharja, Samsat Mempawah, PJU Polres Mempawah, para Kapolsek beserta para personil Polres Mempawah, Kodim, Marhanlan, Dishub dan Subdenpom Sungai Pinyuh.

Menurut Jonathan, setiap jiwa yang selamat di jalan raya adalah amal yang tak ternilai harganya. “Dan keselamatan merupakan hak semua orang, serta kepatuhan menjadi kewajiban setiap pengendara,” tegasnya.

Jonathan mengungkapkan data Operasi Patuh Kapuas tahun 2024 mencatat  6.792 pelanggaran lalu lintas terdiri dari 1.109 tilang dan 5.683 teguran.

“Dan data selama semester I tahun 2025 ini telah terjadi 570 kecelakaan lalu lintas dengan 209 korban jiwa, 335 luka berat (luber) serta 651 luka ringan (luri). Angka-angka ini menunjukkan tingkat kepatuhan masyarakat masih rendah hingga berkontribusi terhadap tingginya angka laka lantas,” paparnya.

Jonathan juga berpesan kepada seluruh personil yang berpartisipasi dalam Operasi Patuh Kapuas 2025 agar menjadikan kegiatan itu sebagai momentum untuk menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di Kalimantan Barat umumnya dan Kabupaten Mempawah khususnya.

“Laksanakan penegakan hukum secara profesional dan humanis. Hindari tindakan arogan dan kontra produktif, namun tetap tegas terhadap pelanggaran,” pesannya.

Dia juga menginstruksikan agar melakukan inventarisasi daerah rawan kecelakaan (blackspot) dan rawan pelanggaran. Sebab, pemetaan itu sangat penting untuk penempatan personel dan pengaturan arus lalu lintas.

“Tingkatkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat melalui media spanduk, baliho, leaflet, media sosial, dan tatap muka dengan komunitas. Serta, utamakan keselamatan petugas dan masyarakat, jalankan prosedur dengan benar dan penuh kewaspadaan,” tuturnya.

Jonathan menambahkan seluruh personil harus dapat menjaga sinergi lintas sektor bersama jajaran TNI, Dishub, Satpol PP, Jasa Raharja, dan stakeholder lainnya.”Laksanakan tugas dengan dedikasi dan integritas tinggi. Jadilah teladan disiplin berlalu lintas,” tukasnya sembari menyebutkan bahwa Operasi Patuh Kapuas 2025 akan berlangsung selama 14 hari dimulai tanggal 14–27 Juli dengan melibatkan 510 personel di jajaran Polda Kalbar,” pungkasnya. (wah)

Editor : Hanif
#sinergi lintas sektor #KAPOLRES MEMPAWAH #apel gelar pasukan #kehidupan sosial #tertib lalu lintas #Erlina