Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Bupati Mempawah Resmikan Dua Gereja, Tunjukkan Komitmen Toleransi Beragama

Wahyu Ismir Jartha Kusuma • Kamis, 31 Juli 2025 | 12:31 WIB
Siskodoni
Siskodoni

PONTIANAK POST - KOMITMEN Pemerintah Kabupaten Mempawah dalam menjaga kerukunan antarumat beragama kembali dibuktikan. Bupati Mempawah Erlina meresmikan dua rumah ibadah Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) yang terletak di daerah terpencil Kecamatan Toho, tepatnya di Pos Pelkes “Batu Karang” Desa Kecurit dan Pos Pelkes “Mamuraja” Pak Kadu Desa Terap.

Anggota DPRD Kabupaten Mempawah, Siskodoni, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyatakan dukungan penuhnya atas peresmian dua gereja itu. Menurutnya, kehadiran rumah ibadah di wilayah pedalaman bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan wujud nyata perhatian pemerintah terhadap kebutuhan spiritual dan sosial masyarakat. “Pembangunan dan peresmian gereja ini adalah simbol kuat dari nilai toleransi dan keberpihakan pemerintah untuk semua golongan. Ini bentuk nyata pembangunan kebersamaan,” ujar legislator dari Dapil Toho–Sadaniang tersebut, Selasa (29/7).

Siskodoni menekankan pentingnya fasilitas ibadah yang layak sebagai penguat keimanan sekaligus sebagai pusat kegiatan sosial dan budaya. Ia juga mengapresiasi pesan-pesan toleransi yang disampaikan Bupati Erlina dalam sambutannya, yang dinilainya sangat menginspirasi. “Saya sangat menghargai ajakan Ibu Bupati untuk menjadikan gereja ini bukan hanya sebagai tempat ibadah, tapi juga simbol keharmonisan. Menjaga keberadaannya adalah tanggung jawab kita bersama,” katanya.

Lebih jauh, Siskodoni berharap peresmian ini bisa menjadi momentum mempererat hubungan antarumat beragama, serta mendorong peningkatan pelayanan gereja di wilayah pedalaman. Ia menegaskan DPRD akan terus mendorong pemerataan pembangunan rumah ibadah, terutama di daerah yang sulit dijangkau. “Kami di legislatif akan terus mengawal agar pembangunan rumah ibadah di pelosok tetap menjadi prioritas dalam pembangunan daerah,” tutupnya. (wah)

Editor : Hanif
#toleransi #Kerukunan #Antar Umat Beragama #gereja #Pemerintah Kabupaten Mempawah #menjaga #GPIB #Komitmen