Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Warga Pontianak Timur Menanti Janji Perbaikan Jalan Padat Karya yang Tak Kunjung Terealisasi

Mirza Ahmad Muin • Minggu, 2 November 2025 | 20:04 WIB

BELUM DIPERHATIKAN: Seorang pengantar air galon menggunakan sepeda motor melintas di Jalan Padat Karya,Pontianak Timur yang masih rusak belum mengalami pengerasan.
BELUM DIPERHATIKAN: Seorang pengantar air galon menggunakan sepeda motor melintas di Jalan Padat Karya,Pontianak Timur yang masih rusak belum mengalami pengerasan.

PONTIANAK POST — Harapan warga Kecamatan Pontianak Timur untuk menikmati jalan yang layak di Jalan Padat Karya tampaknya masih jauh dari kenyataan.

Meski sudah berulang kali dijanjikan akan diperbaiki, hingga awal November 2025, ruas jalan tersebut tetap rusak dan belum juga dilakukan pengerasan.

Kondisi ini memicu keluhan warga. Wahyudhi, warga setempat, mengaku kecewa karena selama hampir satu dekade tinggal di kawasan itu, belum ada perubahan berarti.

“Sudah hampir 10 tahun saya tinggal di Jalan Padat Karya. Jalannya masih begitu-begitu saja, cuma janji dan wacana,” ujarnya.

Ia menuturkan, jalan rusak dan tergenang air menjadi pemandangan sehari-hari, terutama saat hujan turun. Bahkan, kondisi jalan yang gelap di malam hari membuat akses menuju jalan utama, Tanjung Raya 2, menjadi sulit.

“Kalau malam, beberapa kompleks menutup portal. Pernah anak saya sakit malam hari, taksi online batal datang karena jalan terhalang portal. Panik rasanya. Kalau saja Jalan Padat Karya mulus seperti Jalan Pemda, tentu akses lebih mudah,” keluhnya.

Keluhan serupa disampaikan Tono, warga lainnya. Ia mengaku sudah lebih dari 10 tahun menanti realisasi janji pemerintah.

“Dari zaman Pak Sutarmidji jadi Wali Kota sudah dengar rencana perbaikan jalan ini. Tapi sampai sekarang, hasilnya nihil,” katanya.

Padahal, berdasarkan catatan Pontianak Post, Ketua DPRD Kota Pontianak Satarudin pada Mei 2023 pernah menyatakan bahwa pihaknya menargetkan pembangunan Jalan Padat Karya rampung pada 2024. J

alan tersebut diharapkan menjadi akses alternatif menuju Sungai Ambawang untuk mengurai kemacetan di sejumlah titik padat kendaraan seperti Pasar Seruni dan depan RS Yarsi.

Namun, hingga kini, kondisi Jalan Padat Karya masih mirip jalan pedesaan: tanah berlumpur saat hujan dan berdebu saat kering, padahal letaknya di tengah kota.

Saat dikonfirmasi terkait kondisi tersebut, Kepala Dinas PUPR Kota Pontianak, Firayanta, belum memberikan tanggapan.

Sementara itu, Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menyebut pemerintah tetap melanjutkan program perbaikan jalan di wilayah yang dinilai paling mendesak.

“Pemkot tetap melaksanakan pengerjaan jalan-jalan yang urgensinya tinggi, dengan mempertimbangkan efisiensi anggaran,” kata Edi.

Ia mencontohkan, beberapa ruas yang masuk prioritas tahun ini antara lain Jalan Alianyang dan Jalan Kom Yos Sudarso, termasuk peningkatan drainase untuk mencegah genangan. Edi memastikan, proyek penataan jalan dan saluran air 2025 ditargetkan selesai tepat waktu.

Tahun depan, pemerintah juga menyiapkan anggaran Rp18 miliar untuk pelebaran Jalan Kom Yos Sudarso di Kecamatan Pontianak Barat. Proyek tersebut akan dilanjutkan secara bertahap, terutama setelah proses pembebasan lahan rampung.
“Kami sudah punya desainnya. Setelah jalan lebar, pengendara pasti lebih nyaman,” ujar Edi.

Ia menambahkan, sejumlah ruas lain seperti Jalan Imam Bonjol dan Jalan Adisucipto juga akan menjadi perhatian, meski status keduanya merupakan kewenangan provinsi.

“Kami sudah koordinasi dengan Dinas PU Kalbar agar jalan itu bisa dilebarkan dan dimantapkan,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Pontianak Satarudin menegaskan bahwa pembangunan dan peningkatan kualitas jalan tetap menjadi prioritas utama Pemkot Pontianak.

“Secara umum, kondisi jalan kota sudah baik, tapi kami terus dorong percepatan agar semua jalan berada dalam kondisi mantap, termasuk Jalan Padat Karya,” ujarnya.

Ia berharap tidak ada kendala berarti dalam pelaksanaan proyek infrastruktur tahun depan. “Kalau semua berjalan lancar, masyarakat bisa lebih nyaman dan akses ekonomi jadi lebih terbuka,” tutupnya. **

 

 
 
 
Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#padat karya #rusak #PARIT MAYOR #jalan #Pontianak Timur