PONTIANAK POST - Pemerintah Provinsi Kalbar mulai mematangkan persiapan penyelenggaraan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II di daerah.
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kalbar, Windy Prihastari, mengatakan kesiapan kelembagaan menjadi kunci agar BPSDM Kalbar dapat menjadi penyelenggara PKN Tingkat II secara profesional, dan berkualitas.
Hal tersebut disampaikan Windy saat memimpin apel pagi di halaman BPSDM Kalbar, Selasa (16/12). Dalam arahannya, Windy menekankan pentingnya penguatan tata kelola organisasi yang profesional, dan akuntabel, didukung kedisiplinan serta komitmen seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan BPSDM Kalbar.
Menurutnya, selama ini Kalbar belum dapat menyelenggarakan PKN Tingkat II secara mandiri. Akibatnya, ASN Pemprov Kalbar maupun kabupaten dan kota se-Kalbar harus mengikuti pelatihan tersebut di luar daerah.
“Kondisi ini tentu menjadi tantangan sekaligus peluang. Ke depan, kesempatan ini akan dimanfaatkan agar calon peserta, baik dari Kalbar maupun luar provinsi, dapat mengikuti PKN Tingkat II di Kalbar,” ujar Windy.
Sebagai bagian dari persiapan, Windy mengungkapkan pihaknya telah melakukan konsultasi ke Lembaga Administrasi Negara (LAN) Republik Indonesia (RI) terkait rencana penyelenggaraan PKN Tingkat II tersebut.
Ia menegaskan, karena rencana ini merupakan yang perdana bagi Kalbar, seluruh aspek persiapan harus dilakukan secara matang, dan terencana. “Saya berharap BPSDM Kalbar semakin solid dan siap secara kelembagaan dalam mendukung pelaksanaan PKN Tingkat II secara optimal,” katanya.
Selain sebagai penyelenggara pelatihan, Windy juga mengingatkan bahwa BPSDM memiliki tugas dan fungsi sebagai Laboratorium Inovasi ASN. Karena itu, ia mendorong penguatan kapasitas ASN serta pentingnya inovasi dalam pelaksanaan tugas dan pekerjaan sehari-hari.(bar)
Editor : Hanif