Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Kualitas Udara Pontianak Sangat Tidak Sehat, DLH Pertimbangkan Mundurkan Jam Masuk Sekolah

Mirza Ahmad Muin • Sabtu, 24 Januari 2026 | 11:04 WIB
CEMARI UDARA: Sejumlah anggota Satuan Brimob berusaha memadamkan kebakaran lahan di Desa Rasau Jaya 1, Patok 23 Sekunder B, kemarin. Kebakaran hutan dan lahan di Kalbar menyebabkan kualitas udara menjadi tercemar dan tidak sehat. Masyarakat diimbau menggu
CEMARI UDARA: Sejumlah anggota Satuan Brimob berusaha memadamkan kebakaran lahan di Desa Rasau Jaya 1, Patok 23 Sekunder B, kemarin. Kebakaran hutan dan lahan di Kalbar menyebabkan kualitas udara menjadi tercemar dan tidak sehat. Masyarakat diimbau menggu

PONTIANAK POST - Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Pontianak Syarif Usmulyono mengatakan berdasarkan pemantauan kualitas udara saat ini, sudah masuk kategori sangat tidak sehat. Kondisi tersebut terjadi pada malam hari hingga pukul delapan pagi. Jika kondisinya makin buruk, kemungkinan jam masuk anak sekolah akan dimundurkan.

“Kami terus pantau kondisi udara melalui alat kualitas udara yang terpasang di Kecamatan Pontianak Tenggara. Berdasarkan hasil pemantauan alat tersebut, memang kondisi udara kita di kategori sangat tidak sehat,” ujar Usmulyono kepada Pontianak Post, Jumat (23/1).

Kondisi udara dengan kategori sangat tidak sehat ini terjadi dua hari kebelakang. Waktunya dimulai pada pukul 9.30 malam hingga pukul 8 pagi. Setelah lewat dari waktu yang dia sebutkan, kondisi udara masuk kategori tidak sehat dan sedang.

Pemantauan kondisi udara ini akan kembali dilakukan hari ini dan beberapa hari ke depan. Apabila kondisinya semakin buruk, maka dia akan melaporkan ini kepada Wali Kota dan akan menyarankan agar aktivitas belajar mengajar waktunya dimundurkan. Itu karena jam tujuh pagi, kondisi udaranya masih dalam keadaan sangat tidak sehat.

Menurutnya akan membahayakan jika penyelenggaraan aktivitas jam belajar mengajar anak tetapi dilaksanakan pada saat kondisi udara dalam keadaan sangat tidak sehat. Bagi anak yang imun tubuhnya kuat masih bisa beradaptasi. Namun jika ada murid memiliki riwayat penyakit ISPA, justru akan membahayakan kesehatannya.

Tetapi jika jam delapan ke atas, kondisi udara tersebut sudah masuk kategori tidak sehat dan sedang. Mudah-mudahan saja, dalam beberapa hari ini Pontianak diguyur hujan. Dengan demikian, kondisi udara dapat lebih baik.

Kata dia, buruknya kondisi udara di Kota Pontianak terjadi karena di kabupaten tetangga saat ini tengah terjadi kebakaran hutan dan lahan. Asap dari karhutla itu, ketika malam hari memasuki wilayah Kota Pontianak.

Kepada masyarakat disarankan jika tidak memiliki kepentingan di waktu malam sebaiknya untuk diam di rumah. Kalaupun sampai keluar rumah diharap menggunakan masker.

Begitu juga untuk kebiasaan membakar sampah. Untuk sementara ini jangan dilakukan. Masyarakat dapat membuang sampah ke TPS terdekat. Nanti sampah-sampah itu akan diangkut oleh petugas DLH dan dibuang ke TPA Batu Layang.(iza)

Editor : Hanif
#jam sekolah #tidak sehat #pontianak #kualitas udara #DLH