PONTIANAK POST – Sekretaris Daerah Kalimantan Barat, Harisson, menegaskan Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (Forprov) II bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan gerakan untuk membangun budaya hidup sehat di tengah masyarakat.
Hal itu disampaikan Harisson saat menerima audiensi Ketua KORMI (Komite Olahraga Masyarakat Indonesia) Kota Singkawang, Mubarak Abdullah Said Babatin, di ruang kerjanya, Rabu (22/6), terkait persiapan pelaksanaan Forprov II Kalbar 2026.
Menurut Harisson, Forprov menjadi momentum penting untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam berolahraga secara rekreatif dan menyenangkan.
“Forprov adalah momentum untuk menghidupkan budaya olahraga masyarakat. Kami ingin olahraga menjadi bagian dari gaya hidup sehat yang dapat dinikmati semua kalangan, dari anak-anak hingga lansia,” ujarnya.
Baca Juga: Audiensi TNI AD dan Pemprov Kalbar Kaji Peran Ormas dalam Mendukung Stabilitas dan Pembangunan
Ia mengatakan, pelaksanaan Forprov II dijadwalkan berlangsung di Kota Singkawang pada 5–12 Juli 2026, sebagai kelanjutan dari penyelenggaraan perdana di Kota Pontianak pada 2024.
Dalam pertemuan tersebut juga dilakukan penyerahan surat keputusan panitia pelaksana dan panitia penyelenggara sebagai bentuk kesiapan organisasi dalam menyukseskan kegiatan.
Harisson menekankan pentingnya profesionalisme panitia serta koordinasi lintas sektor agar seluruh aspek penyelenggaraan berjalan optimal, mulai dari administrasi, akomodasi hingga layanan pendukung.
“Kami ingin Forprov II berjalan baik dari sisi pelaksanaan maupun dampaknya bagi masyarakat. Panitia harus bekerja profesional, disiplin, dan memberikan pelayanan terbaik bagi peserta,” tegasnya.
Selain sebagai ajang olahraga masyarakat, Forprov II juga diharapkan memberikan dampak ekonomi, khususnya bagi Kota Singkawang sebagai tuan rumah.
“Kegiatan ini akan menggerakkan sektor UMKM, pariwisata, dan ekonomi masyarakat. FORPROV bukan hanya tentang olahraga, tetapi juga memberi dampak sosial dan ekonomi,” katanya.
Sementara itu, Ketua KORMI Kota Singkawang, Mubarak Abdullah Said Babatin, menyampaikan kesiapan pihaknya dalam menyukseskan pelaksanaan Forprov II.
“Kami berterima kasih atas kepercayaan ini. Ini merupakan kehormatan sekaligus amanah yang akan kami laksanakan dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Ia menambahkan, berbagai persiapan terus dilakukan, mulai dari penyiapan venue, pembentukan panitia, hingga penguatan dukungan masyarakat.
Forprov II direncanakan melibatkan puluhan Induk Organisasi Olahraga Masyarakat (Inorga), baik kategori medali maupun ekshibisi, dengan berbagai cabang olahraga rekreatif.
Baca Juga: Perumdam Tirta Melawi Gelar Bimtek Keterbukaan Informasi Publik, Perkuat Peran PPID
Selain itu, ajang ini juga diharapkan mempererat silaturahmi antar komunitas olahraga masyarakat di Kalbar.
“Festival ini bukan hanya tentang pertandingan, tetapi juga kebersamaan dan pertukaran pengalaman antar komunitas,” tutupnya. (mse)
Editor : Hanif