PONTIANAK POST – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menilai Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) memiliki peran strategis dalam memperkuat sinergi antardaerah menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Menurutnya, koordinasi antarpemerintah provinsi menjadi semakin penting di tengah dinamika ekonomi dan kompleksitas persoalan yang dihadapi setiap daerah.
Pernyataan tersebut disampaikan Ria Norsan saat menghadiri Gala Dinner Rapat Kerja Gubernur dan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) APPSI di Taman Aruna Senggigi Beach Hotel, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Rabu (15/7) malam.
"Tantangan pembangunan nasional saat ini memerlukan koordinasi yang lebih erat antarprovinsi, terutama dalam menghadapi dinamika ekonomi serta berbagai isu pembangunan strategis di masing-masing daerah," ujar Ria Norsan.
Baca Juga: Gubernur Ria Norsan Hadiri Rakergub dan Munaslub APPSI Bahas Strategi Pembangunan Daerah
Menurut Norsan, APPSI menjadi ruang penting bagi para gubernur untuk bertukar pengalaman, menyamakan persepsi, sekaligus membangun kolaborasi dalam menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan yang dihadapi daerah.
Ia berharap hasil pembahasan dalam forum tersebut tidak berhenti pada diskusi, tetapi dapat ditindaklanjuti menjadi kebijakan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berkomitmen mendukung langkah-langkah strategis APPSI dalam mengawal berbagai kebijakan pemerintah pusat agar selaras dengan kebutuhan pembangunan di daerah," tegasnya.
Pada kesempatan itu, Norsan juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat yang menjadi tuan rumah penyelenggaraan rangkaian kegiatan APPSI.
"Kami mengapresiasi Pemerintah Provinsi NTB atas penyelenggaraan kegiatan ini. Selain berjalan dengan baik, forum ini juga mempererat kebersamaan dan komunikasi antargubernur dari seluruh Indonesia," katanya.
Sementara itu, Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Gita Ariadi mengatakan NTB merasa terhormat dipercaya menjadi tuan rumah agenda APPSI tahun ini. Ia menyebut kegiatan tersebut dihadiri sedikitnya 24 gubernur beserta wakil gubernur dari berbagai provinsi di Indonesia, sehingga menjadi salah satu pertemuan APPSI dengan tingkat kehadiran kepala daerah yang tinggi.
Ia juga mengajak seluruh peserta memanfaatkan kesempatan selama berada di NTB untuk mengenal berbagai destinasi wisata daerah tersebut, termasuk kawasan Mandalika.
Di kesempatan yang sama, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto menegaskan APPSI merupakan mitra strategis pemerintah pusat dalam menyelaraskan kebijakan nasional dengan pelaksanaan pembangunan di daerah.
"Ke depan, tantangan pembangunan membutuhkan komunikasi yang semakin intensif agar seluruh program prioritas nasional dapat diimplementasikan secara efektif di tingkat provinsi," ujarnya.
Bima Arya mengapresiasi komitmen para gubernur yang terus membangun dialog konstruktif melalui APPSI. Menurutnya, forum tersebut tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi kebijakan yang implementatif untuk meningkatkan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat di seluruh Indonesia.(mse)
Editor : Miftahul Khair