Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Bahlil Sebut Stok BBM Aman hingga Akhir 2026, RI Dapat Pasokan Minyak Rusia

Khoiril Arif Ya'qob • Jumat, 17 April 2026 | 13:32 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia didampingi Seskab Teddy dalam keterangan pers, Istana Merdeka, 16 April 2026. (YOUTUBE)
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia didampingi Seskab Teddy dalam keterangan pers, Istana Merdeka, 16 April 2026. (YOUTUBE)

 

PONTIANAK POST - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan pasokan energi nasional dalam kondisi aman hingga akhir tahun, menyusul kesepakatan strategis dengan Rusia.

Pemerintah juga membuka peluang investasi besar di sektor kilang dan penyimpanan energi demi memperkuat ketahanan energi Indonesia.

Menurut Bahlil, kerja sama Indonesia–Rusia difokuskan pada penguatan sektor energi jangka panjang. Salah satu hasil konkret adalah komitmen pasokan minyak mentah (crude oil) dari Rusia untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Baca Juga: Pemerintah Kaji Penyesuaian Harga BBM Non-Subsidi, Bahlil Lahadalia: Tunggu Pembahasan Lanjutan

“Alhamdulillah, kabarnya cukup menggembirakan. Kita akan mendapat pasokan crude dari Rusia, dan mereka juga siap membangun infrastruktur penting untuk meningkatkan cadangan serta ketahanan energi nasional,” ujarnya dalam keterangan pers yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden (16/4).

Konsumsi BBM Tinggi, RI Impor 1 Juta Barel per Hari

Saat ini, konsumsi BBM Indonesia mencapai sekitar 1,6 juta barel per hari, sementara produksi domestik (lifting) hanya berkisar 600 ribu barel per hari. Artinya, Indonesia masih mengimpor sekitar 1 juta barel per hari untuk menutup kebutuhan.

Dalam kondisi tersebut, pemerintah mengambil strategi diversifikasi sumber energi dengan tidak bergantung pada satu negara.

Selain minyak mentah, Indonesia juga tengah menjajaki kerja sama impor LPG dari Rusia untuk mengurangi ketergantungan terhadap pasokan yang selama ini mencapai sekitar 7 juta ton per tahun.

Baca Juga: Anggota DPR RI Ini Apresiasi Keputusan Pemerintah Tak Naikkan Harga BBM, Sebut Kebijakan Berpihak pada Rakyat

Pasokan Minyak Rusia Hampir Final, LPG Masih Tahap Negosiasi

Meski begitu, Bahlil menegaskan bahwa pembahasan terkait LPG masih memerlukan beberapa tahap negosiasi lanjutan. Sementara untuk pasokan crude oil, prosesnya disebut sudah hampir final.

Ia juga menepis kekhawatiran soal hubungan dagang dengan negara lain, termasuk Amerika Serikat. Menurutnya, Indonesia tetap menjalankan prinsip politik dan ekonomi bebas aktif.

“Kebutuhan crude kita sekitar 300 juta barel per tahun. Jadi kita ambil dari mana saja yang paling menguntungkan bagi negara,” tegasnya.

Selain pengadaan energi, pemerintah juga membuka peluang investasi Rusia dalam pembangunan kilang minyak dan fasilitas penyimpanan (storage). Namun, detail nilai investasi dan kapasitas proyek tersebut masih dalam tahap finalisasi.

Di sisi lain, Bahlil memastikan kondisi stok energi nasional dalam keadaan aman. Ia menyebut ketersediaan BBM, baik solar, bensin, maupun LPG, berada di atas standar minimum.

“Dari bulan ini sampai Desember, insyaallah sudah aman. Masyarakat tidak perlu risau,” katanya.

Baca Juga: Koramil Batang Lupar Awasi Penyaluran BBM di SPBU Lanjak, Cegah Penimbunan Tangki Siluman

Jamin Harga BBM Subsidi Tidak Naik

Lebih lanjut, pemerintah juga menjamin harga BBM bersubsidi tidak akan mengalami kenaikan hingga akhir tahun, selama harga minyak mentah Indonesia (ICP) tetap terkendali.

Saat ini, rata-rata ICP masih berada di kisaran 77 dolar AS per barel, jauh di bawah asumsi batas aman APBN di level 100 dolar AS.

“Selama ICP masih di bawah itu, kondisi kita aman. Jadi tidak perlu ada kekhawatiran,” ujar Bahlil.

Baca Juga: Apindo Pontianak Nilai Kebijakan WFH ASN Tidak Efektif Tekan Konsumsi BBM Nasional

Selain sektor energi, Bahlil juga melaporkan progres penataan izin tambang di kawasan hutan kepada Presiden.

Penataan tersebut mencakup wilayah hutan lindung, konservasi, hingga cagar alam, yang akan segera ditindaklanjuti secara teknis.

Dengan berbagai langkah strategis tersebut, pemerintah optimistis ketahanan energi nasional tetap terjaga sekaligus membuka peluang investasi baru di sektor energi ke depan. (*)

Editor : Miftahul Khair
#stok BBM aman #Rusia #bahlil lahadalia #menteri esdm