Museum Musik Indonesia Segera Dibangun di Bandung, Fadli Zon: Warisan Musisi dan Perjalanan Musik Nasional Akan Diabadikan

Basilius Andreas Gas • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 07:51 WIB
Menteri Kebudayaan Fadli Zon dalam konser “Sepanjang Jalan Kenangan: Sejuta Cerita Is Haryanto” di Jakarta, Rabu malam (5/8). (ANTARA/Farika Nur Khotimah)
Menteri Kebudayaan Fadli Zon dalam konser “Sepanjang Jalan Kenangan: Sejuta Cerita Is Haryanto” di Jakarta, Rabu malam (5/8). (ANTARA/Farika Nur Khotimah)

PONTIANAK POST- Kementerian Kebudayaan mulai menyiapkan Museum Musik Indonesia di Kota Bandung, Jawa Barat, sebagai pusat dokumentasi perjalanan musik nasional sekaligus ruang pelestarian karya dan warisan para musisi Indonesia lintas generasi.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan museum tersebut diharapkan mampu menampilkan sejarah perkembangan musik Indonesia dari masa ke masa sehingga dapat menjadi sarana edukasi sekaligus apresiasi bagi masyarakat.

“Kita di Kementerian Kebudayaan sedang merintis juga adanya Museum Musik Indonesia yang memang proper, yang paling tidak bisa memberikan gambaran musik Indonesia dari awal sampai akhir,” kata Fadli dalam konser "Sepanjang Jalan Kenangan: Sejuta Cerita Is Haryanto" di Jakarta, Rabu (5/8) malam.

Manfaatkan Eks Gedung Jiwasraya

Fadli menjelaskan museum akan menempati eks Gedung Jiwasraya di Jalan Asia Afrika, Bandung. Bangunan cagar budaya tersebut telah lama tidak dimanfaatkan dan akan dioptimalkan sebagai pusat pelestarian sejarah musik Indonesia.

“Kita sudah dapat gedungnya, yaitu eks dari Jiwasraya. Itu gedung cagar budaya yang sudah lama mangkrak sebenarnya, nah kita mau gunakan dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Menurut dia, museum akan menampilkan perjalanan musik Indonesia dari berbagai era, termasuk koleksi memorabilia para musisi dan komposer nasional.

Kumpulkan Memorabilia Musisi

Fadli mengatakan Kementerian Kebudayaan telah menerima sejumlah koleksi dari keluarga musisi. Di antaranya penghargaan milik almarhum Titiek Puspa serta berbagai koleksi peninggalan musisi Idris Sardi.

Selain itu, pemerintah juga terus berdiskusi dengan para musisi dan komposer untuk menyusun konsep museum, termasuk rencana digitalisasi lagu-lagu Indonesia dengan tetap memperhatikan hak kekayaan intelektual.

“Tentu kita sudah diskusi dengan para musisi, para komposer, bagaimana ke depan tokoh-tokoh yang menjadi tonggak-tonggak di dalam musik Indonesia bisa tergambar di situ. Juga lagu-lagunya, digitalisasi lagu-lagunya dengan memperhatikan hak kekayaan intelektual,” katanya.

Konser "Sepanjang Jalan Kenangan: Sejuta Cerita Is Haryanto" menghadirkan sejumlah penyanyi lintas generasi, seperti Yuni Shara, Vien Is Haryanto, Hedi Yunus, Ria Resty Fauzy, Dian Mayasari, Lies Meriawati, Johan Untung, Mario, Marco, dan Julian Dekiata yang membawakan lagu-lagu karya Is Haryanto dengan iringan grup musik Audiensi. (ant)

Editor : Basilius Andreas Gas
Sumber : Antara
kementerian kebudayaan Museum Musik musik nasional