Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Karya Seni dan Bakti Sosial dalam Semarak HUT ke-62 SMA Santo Paulus Pontianak

Hanif PP • Kamis, 11 September 2025 | 15:15 WIB
Bruder Edesius, selaku Ketua Yayasan Pendidikan Sekolah Bruder dan Kepala SMA Santo Paulus Pontianak, Bruder Hieronimus, MTB saat melakukan peniupan lilin dan pemotongan kue hut.
Bruder Edesius, selaku Ketua Yayasan Pendidikan Sekolah Bruder dan Kepala SMA Santo Paulus Pontianak, Bruder Hieronimus, MTB saat melakukan peniupan lilin dan pemotongan kue hut.

PONTIANAK POST - “Serendipity”, itulah tema HUT ke-62 SMA Santo Paulus Pontianak pada tahun ini. Melalui tema yang unik ini, SMA Santo Paulus Pontianak ingin mengungkapkan rasa syukur atas semua perjalanan yang telah dilalui selama 62 tahun ini. “Serendipity” mencerminkan perjalanan 62 tahun sekolah yang penuh kejutan, pengalaman, serta momen indah yang memperkaya setiap generasi. Hal ini juga menggambarkan bahwa kebersamaan, kreativitas, dan prestasi siswa terbentuk dari pertemuan-pertemuan kecil yang tak disangka namun berharga. Melalui berbagai rangkaian peristiwa yang tidak terduga inilah yang membawa berbagai momen yang tak terlupakan dan membawa perubahan yang positif dalam dinamika sekolah.

Perayaan HUT SMA Santo Paulus Pontianak dimulai pada tanggal 03 September 2025 dengan misa syukur perayaan Ekaristi di Gereja Katedral Santo Yosef Pontianak yang berlokasi di dekat area persekolahan Yayasan Pendidikan Sekolah Bruder. Dalam misa syukur ini, para murid dan tenaga pendidik dan kependidikan dikuatkan melalui khotbah pastor mengenai pentingnya bertekun dalam doa dan upaya yang tidak kenal kata menyerah dalam meraih impian gemilang di masa depan. Perayaan misa syukur juga diteruskan dengan perayaan murid di setiap kelas untuk membina kebersamaan dan solidaritas.

Perayaan puncak HUT SMA Santo Paulus Pontianak akhirnya diadakan pada tanggal 06 September 2025, yang dimulai dari pagi sampai malam. Sesi pagi hari dibuka dengan semarak zumba bersama instruktur zumba profesional. Terdapat juga berbagai door prizeyang dipersembahkan oleh pihak sekolah dan para donaturuntuk murid, guru, staff dan karyawan. Di tahun ini, SMA Santo Paulus Pontianak memperkenalkan hadirnya maskot yaitu si Paul, yang merupakan boneka burung berwarna biru yang memiliki karakter ceria, aktif, dan baik hati. Dengan sub-tema “Petualangan si Paul”, pesan yang hendak disampaikan adalah indahnya perjalanan menemukan jati diri, belajar menerima perbedaan, dan merayakan keberagaman budaya yang akan menjadi kekuatan yang menyatukan semua warga sekolah.

Panitia Pensi.
Panitia Pensi.

Sesi malam merupakan momen yang membuat perayaan HUT SMA Santo Paulus Pontianak menjadi momen paling unik karena disambut dengan hujan berkat yang tak hentinya tercurah dari langit sejak pukul 5 sore WIB sampai acara berakhir hampir pukul 11 malam WIB. Acara dibuka dengan adanya video ucapan dari Gwen Jillyann, siswi kelas 12, yang saat ini menjalani program pertukaran pelajar di Amerika Serikat. Kemampuan yang mumpuni dari beberapa ekskul juga dipersembahkan yaitu ekskul musik dan tari tradisional yang memukau, tari modern yang enerjik, vokal grup yang bernuansa baru dan menyegarkan, band, dan vokal solo oleh Fredela Atali, siswi kelas 11 yang menjadi anggota Gita Bahana Nusantara tahun ini. Semua penampilan tersebut memperkaya penampilan pamungkas andalan SMA Santo Paulus Pontianak yang menjadi tradisi selama beberapa tahun ini, yaitu pagelaran busana kertas yang dibuat oleh semua murid di setiap kelas dengan jumlah total 24 kelas. Tema busana kertas tahun ini adalah “Colors of Heritage” yang menampilkan kekayaan budaya cerita, rumah adat dan ciri khas dari berbagai propinsi di Indonesia, misalnya Rumah Tongkonan, Legenda Lancang Kuning, Istana Kadriyah, Pura Besakih, Ondel Ondel, Rumah adat Mbaru, Roro Jonggrang, Rumah Krong Bade, Rumah Betang, Lutung Kasarung, Candi Borobudur, Menara Siger, Tari Gending Sriwijaya, dan lainnya dengan total 24 judul. Saat berlangsungnya pagelaran busana kertas oleh para model tiap kelas, hujan semakin deras tetapi antusiasme pengunjung semakin besar sehingga di lapangan yang diguyur hujan terlihat pemandangan yang unik yaitu para penonton dengan payung payung dan jas hujan!

Akhirnya tibalah persembahan yang luar biasa dari bintang tamu yaitu Raissa Anggiani dan tim. Para pengunjung dibuat terpukau dan terbuai oleh alunan suara merdu nan damai dari bintang tamu sehingga menciptakan suasana yang syahdu di tengah gerimis hujan yang datang dan pergi. Berbagai stand makanan yang mengisi kegiatan juga mendapatkan rejeki karena banyaknya pengunjung yang singgah membeli jajanan di malam yang dingin dan basah. Pemotongan kue ulang tahun oleh Ketua Yayasan Pendidikan Sekolah Bruder dan Kepala SMA Santo Paulus Pontianak yang disambut dengan semarak kembang api menjadikan momen yang tak terlupakan oleh semua penonton dan pengunjung. Penghujung acara ditutup oleh penampilan DJ yang sangat piawai sehingga semua penonton tambah bersemangat menari di tengah gerimis mengundang.

Selain pentas seni, SMA Santo Paulus Pontianak juga tetap berkomitmen mewujudkan visi misi yang mulia melalui kegiatan penghijauan di lingkungan sekolah dan bakti sosial yang bekerjasama dengan Lions Club. Adapun rangkaian kegiatan bakti sosial yang 

akan dilakukan adalah berupa pembagian sembako untuk warga sekitar sekolah dan berbagi rejeki ke panti asuhan yang dilaksanakan sesudah pentas seni.

Selamat ulang tahun untuk SMA Santo Paulus Pontianak. Terimakasih telah mendidik generasi ke generasi yang akan meneruskan perjuangan bangsa. Sekali Santo Paulus, Tetap Santo Paulus! 

Editor : Hanif
#santo paulus #zumba #misa #door prize #Serendipity #pontianak #SMA #HUT