Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Pengunjung Museum Sambas Meningkat Tujuh Kali Lipat Sepanjang Tahun 2023

A'an • Rabu, 10 Januari 2024 | 11:46 WIB
JELASKAN: Administrator Museum Daerah yang juga kurator saat menjelaskan kunjungan kie museum dalam Podcast Bepapas, Senin (8/1).
JELASKAN: Administrator Museum Daerah yang juga kurator saat menjelaskan kunjungan kie museum dalam Podcast Bepapas, Senin (8/1).

 

SAMBAS - Kurator Museum Daerah Kabupaten Sambas Muriadi mengatakan, sepanjang tahun 2023 museum ini telah dikunjungi sekitar tujuh ribuan pengunjung.

Peningkatan kunjungan ke museum daerah, di 2023 sangat signifikan dibanding tahun sebelumnya yang hanya berkisaran ratusan hingga seribuan.

"Alhamdulillah, kalau sesuai data hingga akhir 2023, ada sekitar tujuh ribuan pengunjung, baik dari lokal, provinsi, termasuk beberapa dari luar negeri," kata Muriadi, saat acara Podcast Berbicara Pengembangan Kepariwisataan Sambas atau Bepapas yang digelar Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sambas di Museum Daerah, Senin (8/1).

Menurutnya adanya peningkatan kunjungan ke museum, tak terlepas dari beberapa event yang dilaksanakan terutama pameran temporer di museum daerah.

"Event yang dilaksanakan salah satunya pameran temporer di museum daerah, dimana sesuai rencana digelar satu minggu tapi animo masyarakat cukup tinggi sehingga digelar sampai dua bulan," ujarnya.

Muriadi juga menyebutkan, peningkatan pengunjung juga menjadi keberhasilan sosialisasi yang secara terus menerus dilaksanakan.

"Kami juga memiliki kegiatan rutin memperkenalkan museum, setiap tahun ada kajian barang koleksi mulai dari menyampaikan historis kajian pengembangan dan lainya agar bisa menarik pengunjung. Selain itu sosialisasi ke kecamatan mendatangi masyarakat, sekolah," paparnya.

Kedepannya kegiatan-kegiatan tersebut akan terus dilaksanakan, termasuk menjadikan agenda rutin pameran kontemporer.

"Kami juga berkeinginan merutinkan agenda pameran kontemporer, dan tentunya dengan konsep dan acara yang lebih menarik lagi," katanya.

Mengenai pengunjung, kebanyakan memang dari masyarakat dan pelajar. Kemudian dari mahasiswa atau perguruan tinggi yang berwisata sekaligus melaksanakan penelitian.

"Termasuk pengunjung dari luar negeri, yang secara jumlah belum signifikan, tapi diantaranya juga melakukan penelitian," katanya.

Pihak museum, juga menggandeng pihak lain untuk pembuatan Kantin museum yakni Kopi Rindu, yang berada di kompleks museum.

"Adanya Kopi Rindu ini akan menjadikan aktivitas di museum lebih ramai, karena pengunjung bisa menikmati kopi dan aneka kulineran kemudian bisa ke museum, yang kedepannya akan dikonekkan dengan adanya tempat sauna tradisional Sambas yakni Bepapas, dan ada rencana pembangunan arena bermain anak,"katanya.

Diharapkan nanti, satu keluarga bisa nyaman datang ke museum, sang bapak bisa menikmati kopi di Kopi Rindu, anak bermain dan ibu bisa Bepapas.

Selain itu akan dikembangkan lagi paket wisata, dimana dalam satu kunjungan bisa ke museum, kemudian ke Istana Sambas dan ke Perpustakaan daerah serta ada paket susur sungai.

Mengenai isi museum, Muriadi menyebutkan dari sebelumnya ada 591 item sekarang lebih dari tiga ribu koleksi.

"Banyaknya item juga menjadi salah satu kekuatan museum, terutama yang berkaitan dengan khazanah budaya," katanya.

Dia berharap, dengan beberapa kegiatan yang rutin dan rencana di 2024, dapat meningkatkan kunjungan ke Museum Daerah Kabupaten Sambas. (fah)

 

Editor : A'an
#2023 #sambas #Museum Daerah #pengunjung