Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Harga Murah di Malaysia Picu Penyulundupan, Pengawasan di Entikong Diperketat

Hanif PP • Sabtu, 6 Desember 2025 | 13:55 WIB

 

PENGAWASAN : Otoritas perbatasan memperketat pengawasan di jalur resmi maupun di sejumlah titik rawan yang kerap dimanfaatkan sebagai jalur tikus.
PENGAWASAN : Otoritas perbatasan memperketat pengawasan di jalur resmi maupun di sejumlah titik rawan yang kerap dimanfaatkan sebagai jalur tikus.

PONTIANAK POST - Perbedaan harga barang kebutuhan pokok antara Malaysia dan Indonesia kembali memicu meningkatnya potensi penyelundupan di kawasan perbatasan. Harga sejumlah komoditas yang lebih murah di Malaysia dinilai menjadi dorongan utama warga mencoba membawa barang secara ilegal melalui Pos Lintas Batas Negara

Danramil Entikong Kapten Inf Wasidi menegaskan bahwa jalur tikus masih menjadi tantangan utama yang harus diatasi secara terpadu.

“Aktivitas keluar masuk barang di jalur tidak resmi masih terjadi. Celah ini harus ditutup melalui sinergi yang lebih kuat,” ujar Kapten Wasidi.

Sementara itu, Perwakilan Seksi Penindakan PLBN Entikong, Ridwan, menyatakan otoritas perbatasan merespons situasi tersebut dengan memperketat pengawasan di jalur resmi maupun di sejumlah titik rawan yang kerap dimanfaatkan sebagai jalur tikus.

Via hubungan telepon dengan kontributor Pontianak Post Sanggau, disebutkan pengetatan dilakukan melalui pemeriksaan lebih detail terhadap barang bawaan pelintas, peningkatan patroli, serta koordinasi lintas lembaga antara Bea Cukai, Imigrasi, Kepolisian, dan Satgas Pamtas.

Selain upaya penegakan hukum, pemerintah juga menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat perbatasan terkait aturan lintas batas, batasan jumlah barang impor personal, serta konsekuensi hukum jika melakukan penyelundupan. Langkah ini dinilai penting mengingat aktivitas ekonomi warga di wilayah perbatasan kerap bergantung pada dinamika harga di negara tetangga.

Otoritas menyampaikan bahwa penguatan pengawasan tidak hanya untuk mencegah masuknya barang konsumsi ilegal, tetapi juga sebagai upaya menekan potensi penyelundupan skala besar, termasuk barang berbahaya dan jaringan kejahatan lintas negara. Pemerintah memastikan pengawasan dilakukan secara terukur, tanpa menghambat aktivitas lintas batas yang legal.(agg)

Editor : Hanif
#pengawasan #entikong #perbatasan #murah #harga barang #malaysia #penyelundupan