PONTIANAK POST - FIFA resmi menunjuk wasit asal Slovenia, Slavko Vincic, untuk memimpin final Piala Dunia 2026 antara Argentina melawan Spanyol di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat, Senin (20/7) dini hari WIB, namun keputusan tersebut langsung memicu gelombang reaksi dari penggemar sepak bola di media sosial.
Penunjukan Vincic diumumkan FIFA melalui akun resminya di media sosial X, disertai video yang memperlihatkan wasit berusia 46 tahun itu menerima kabar penugasannya sebelum memimpin laga puncak yang mempertemukan juara bertahan Argentina dengan Spanyol.
Spanyol memastikan tiket final setelah menyingkirkan Prancis, sedangkan Argentina melangkah ke partai puncak usai mengalahkan Inggris dalam semifinal yang berlangsung sengit.
Reaksi Penggemar Soroti Netralitas Wasit
Keputusan FIFA menunjuk Vincic menuai kritik karena ia berasal dari Slovenia yang berada di bawah naungan UEFA, konfederasi yang sama dengan Spanyol.
Sejumlah pendukung menilai penunjukan wasit dari Eropa berpotensi memunculkan persepsi kurang netral dalam laga yang melibatkan satu wakil UEFA, meski tidak ada bukti yang menunjukkan adanya keberpihakan.
Salah seorang penggemar menulis di media sosial, "Yang terburuk. Sulit dipercaya salah satu wasit yang paling banyak menuai kontroversi di UEFA dipercaya memimpin final."
Komentar lain menyebut keputusan tersebut memunculkan spekulasi karena final mempertemukan tim Amerika Selatan dan Eropa.
"Bagaimana bisa wasit UEFA memimpin pertandingan ketika ada tim UEFA di final?" tulis seorang pengguna media sosial.
Baca Juga: Prediksi Juara Piala Dunia 2026: Mayoritas Analis dan Bursa Taruhan Jagokan Spanyol, Skor 2-1
Penggemar lainnya mempertanyakan mengapa FIFA tidak memilih wasit dari konfederasi lain seperti AFC atau CAF demi menghindari polemik yang berkembang.
Sebagian pendukung bahkan menilai wasit Australia-Iran, Alireza Faghani, lebih layak memimpin pertandingan final berdasarkan pengalaman dan performanya sepanjang turnamen.
Rekam Jejak Vincic Jadi Sorotan
Selain memperdebatkan asal konfederasi, sejumlah penggemar kembali mengungkit kepemimpinan Vincic pada laga kualifikasi Piala Dunia zona Eropa antara Swedia melawan Polandia yang sempat menuai kontroversi.
Beberapa pendukung Polandia masih meyakini tim mereka dirugikan dalam pertandingan tersebut sehingga gagal melaju ke putaran final, meski keputusan pertandingan tetap sah sesuai regulasi.
Baca Juga: Preview Prancis vs Inggris: Tarian Terakhir Deschamps dan Pengejaran Rekor Mbappe di Piala Dunia
Di Piala Dunia 2026, Vincic telah memimpin sejumlah pertandingan penting, termasuk Brasil kontra Maroko pada fase grup, Aljazair melawan Yordania di Grup J, serta Meksiko menghadapi Ekuador pada babak 32 besar.
Pada laga Meksiko kontra Ekuador, keputusan Vincic mengeluarkan bek Piero Hincapie pada menit-menit akhir menjadi salah satu momen yang paling banyak diperbincangkan selama turnamen.
FIFA Tetap Percaya Vincic
Terlepas dari kritik yang berkembang di media sosial, FIFA tetap memberikan kepercayaan kepada Vincic untuk memimpin pertandingan paling bergengsi dalam kalender sepak bola dunia.
Dalam pertandingan nanti, Vincic akan didampingi dua asisten sesama Slovenia, Tomaz Klancnik dan Andraz Kovacic, sementara wasit asal Yordania, Adlham Mjhadmeh, bertugas sebagai ofisial keempat dan Mohammad Alkalaf menjadi asisten wasit cadangan.
Besarnya perhatian publik terhadap penunjukan wasit menunjukkan tingginya ekspektasi terhadap final Piala Dunia 2026, di mana jutaan penggemar berharap pertandingan Argentina melawan Spanyol berlangsung adil dan ditentukan oleh kualitas permainan kedua tim, bukan oleh kontroversi keputusan perangkat pertandingan. (*)
Editor : Efprizan