PONTIANAK POST - PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Sintang mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan listrik rumah tangga. Peringatan ini disampaikan menyusul meningkatnya risiko korsleting dan kebakaran akibat penggunaan listrik yang melebihi kapasitas daya.
Manajer PLN ULP Sintang, Alex Halmar, menjelaskan bahwa penggunaan listrik yang tidak sesuai dengan kapasitas MCB (Miniature Circuit Breaker) dapat menimbulkan bahaya serius.
“Jangan pernah melebihi kapasitas MCB, karena hal itu sangat berisiko memicu korsleting bahkan kebakaran,” tegas Alex di Sintang, Selasa (7/10).
Menurutnya, banyak kasus kebakaran rumah tangga terjadi karena masyarakat tidak memperhatikan batas daya yang terpasang. Ia menyarankan agar penggunaan peralatan listrik disesuaikan dengan kapasitas daya di rumah masing-masing. “Jika daya listrik di rumah terbatas, hindari menyalakan beberapa alat berdaya besar seperti AC, oven, dan setrika secara bersamaan,” ujarnya.
Alex menambahkan, penurunan MCB secara berulang merupakan tanda adanya beban berlebih yang perlu segera ditangani. “Kalau MCB sering turun, itu bukan hal sepele. Bisa jadi beban listrik sudah melebihi kapasitas. Sebaiknya segera lakukan penambahan daya resmi melalui PLN agar aman dan sesuai kebutuhan,” jelasnya.
Selain memberi peringatan, PLN Sintang juga aktif melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai penggunaan listrik yang efisien dan bertanggung jawab. Penggunaan listrik di luar standar tidak hanya membahayakan rumah sendiri, tetapi juga berpotensi mengganggu jaringan di lingkungan sekitar. “Utamakan keselamatan diri dan keluarga dari bahaya listrik. Gunakan listrik secara bijak, aman, dan sesuai kebutuhan,” pesan Alex. (nda)
Editor : Hanif