Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Samsung Diam-diam Tambah Produksi Galaxy S26 Ultra, Sinyal Permintaan HP Premium Masih Sangat Kuat

Budi Miank • Minggu, 10 Mei 2026 | 12:20 WIB
Samsung Galaxy S26 Ultra disebut mengalami peningkatan produksi pada Mei 2026. (Dok. Samsung)
Samsung Galaxy S26 Ultra disebut mengalami peningkatan produksi pada Mei 2026. (Dok. Samsung)

PONTIANAK POST - Samsung Electronics dikabarkan meningkatkan target produksi seri Galaxy S26 pada Mei 2026, dengan varian Galaxy S26 Ultra menjadi fokus utama. 

Langkah itu dilakukan di tengah ancaman perlambatan pasar smartphone global pada kuartal kedua tahun ini.

Laporan Digitimes Asia menyebutkan permintaan ponsel premium Samsung ternyata masih lebih stabil dibanding perkiraan sebelumnya. 

Baca Juga: Tak Banyak yang Tahu, Fitur Auto Restart Samsung Galaxy S26 Diklaim Bikin HP Seperti Baru

Kondisi itu membuat perusahaan asal Korea Selatan tersebut memilih menaikkan output produksi untuk menjaga pasokan perangkat flagship mereka di pasar global.

Galaxy S26 Ultra disebut menjadi model yang paling banyak mengalami peningkatan produksi. 

Samsung diyakini ingin memanfaatkan tingginya minat konsumen terhadap perangkat premium berbasis kecerdasan buatan atau AI yang kini menjadi tren industri smartphone.

Menurut laporan tersebut, Samsung sebelumnya juga sempat menaikkan produksi lini Galaxy S26 hingga 600 ribu unit pada April 2026. 

Baca Juga: iPhone Ultra Makin Dekat, Bocoran Sebut HP Lipat Apple Lebih Mudah Dibongkar Pasang dari Samsung

Strategi itu dilakukan untuk memperkuat distribusi perangkat di sejumlah pasar utama, termasuk Asia dan Amerika Utara.

Meski demikian, pasar smartphone global masih dibayangi perlambatan permintaan pada kuartal kedua 2026. 

Faktor ketidakpastian ekonomi dunia hingga menurunnya daya beli konsumen disebut menjadi tantangan besar bagi industri teknologi tahun ini.

Digitimes menilai Samsung mencoba menjaga momentum bisnis premium mereka lewat seri Galaxy S26 Ultra yang memiliki margin keuntungan lebih tinggi dibanding model reguler maupun kelas menengah.

Selain itu, Samsung juga disebut bertaruh pada strategi harga premium untuk meningkatkan pendapatan perusahaan. 

Pendekatan tersebut dinilai penting di tengah persaingan ketat pasar smartphone flagship dengan Apple, Xiaomi, hingga merek asal China lainnya.

Baca Juga: Samsung Galaxy Wide Fold Bocor, HP Lipat Super Lebar Ini Siap Lawan iPhone Fold

Laporan itu juga menyebut Samsung masih optimistis terhadap pasar perangkat high-end karena segmen tersebut dianggap lebih tahan terhadap tekanan ekonomi dibanding smartphone entry-level.

Hingga kini Samsung belum memberikan pernyataan resmi terkait detail peningkatan produksi Galaxy S26 Ultra tersebut. 

Namun berbagai laporan industri menunjukkan perusahaan tengah memperkuat rantai pasok untuk menghadapi permintaan paruh kedua 2026.(*)

Editor : Budi Miank
#Samsung Galaxy S26 Ultra #smartphone premium #produksi