PONTIANAK POST - Pengaruh Apple terhadap industri smartphone kembali menjadi sorotan.
Meski iPhone 18 Pro belum resmi dirilis, sejumlah vendor Android disebut sudah mulai mengikuti arah desain terbaru Apple, mulai dari layar penuh tanpa punch hole hingga tampilan antarmuka bergaya “Liquid Glass”.
Laporan media teknologi PhoneArena menyebutkan, mayoritas produsen smartphone Android, terutama dari Tiongkok, kini tengah mengembangkan desain yang sangat mirip dengan konsep iPhone generasi terbaru.
Salah satu inovasi yang dianggap positif adalah upaya Apple menghadirkan layar penuh tanpa notch maupun punch hole melalui teknologi under-display Face ID.
Konsep itu disebut akan mulai diperkenalkan lewat iPhone 18 Pro sebelum disempurnakan pada iPhone 20 Pro.
Menurut sejumlah laporan rantai pasok industri, merek besar seperti Xiaomi, Oppo, Vivo, Huawei, Honor hingga OnePlus sedang menyiapkan perangkat dengan konsep layar borderless serupa.
Asim menilai tren itu sebenarnya menarik karena pengguna akhirnya bisa kembali menikmati layar penuh tanpa gangguan kamera depan atau sensor yang “bolong” di layar.
Namun, tren lain yang dianggap mulai “kebablasan” adalah adopsi tampilan antarmuka ala Liquid Glass milik Apple.
Desain transparan dengan efek kaca buram itu kini mulai muncul di berbagai sistem operasi Android buatan vendor China.
Bahkan, sistem antarmuka Android terbaru dari Google dan One UI milik Samsung disebut mulai menunjukkan elemen visual yang mirip iOS.
Meski diakui tampil artistik, desain Liquid Glass ternyata tidak sepenuhnya mendapat sambutan positif.
Menurut PhoneArena, keberagaman desain dan identitas visual Android seharusnya tetap dipertahankan agar pasar tidak terasa monoton.
Jika vendor Android tetap ingin mengadopsi desain ala Liquid Glass, pengguna setidaknya diberi opsi untuk mengatur tingkat transparansi atau mematikannya sepenuhnya.(* )
Editor : Budi Miank