Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rumah Singgah Bagi Ojek Online: Tempat yang Menyatukan Pengemudi Lintas Aplikasi

M
Penulis: Mirza Ahmad Muin❯
Wali Kota Pontianak saat bersilaturahmi di rumah singgah bagi pengemudi ojek online. (ISTIMEWA)
Wali Kota Pontianak saat bersilaturahmi di rumah singgah bagi pengemudi ojek online. (ISTIMEWA)

Advertisement

Rumah singgah ojol di Jalan Maluku, Pontianak, menjadi ruang beristirahat sekaligus mempererat solidaritas pengemudi lintas aplikasi. Tak sekadar tempat berkumpul, fasilitas ini juga diharapkan menjadi pusat koordinasi kegiatan sosial dan produktif.

MIRZA AHMAD MUIN, Pontianak

SEHARIAN berada di jalan, berpindah dari satu titik penjemputan ke lokasi pengantaran berikutnya, menjadi rutinitas para pengemudi ojek online (ojol). Di sela-sela pekerjaan mengejar pesanan dan memenuhi kebutuhan keluarga, mereka membutuhkan ruang untuk sekadar melepas lelah, mengisi daya telepon genggam, atau berbincang dengan sesama pengemudi.

Advertisement

Kebutuhan sederhana itulah yang kini mendapat tempat di Jalan Maluku, Kota Pontianak. Sebuah bangunan yang sebelumnya lama tidak ditempati, kini dimanfaatkan sebagai rumah singgah bagi para pengemudi ojol lintas komunitas dan aplikator.

Kehadiran rumah singgah tersebut mendapat apresiasi dari Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono. Saat bersilaturahmi dengan para pengemudi, Jumat (30/10/2026), Edi menilai fasilitas itu bukan sekadar tempat beristirahat, melainkan ruang untuk membangun kebersamaan dan mengembangkan potensi komunitas.

Advertisement

"Mudah-mudahan dengan adanya rumah singgah ini bisa menjadi tempat bagi para pengemudi ojek online untuk beristirahat, berdiskusi, dan bersilaturahmi. Sekaligus mengembangkan potensi yang ada, khususnya dalam meningkatkan ekonomi keluarga," ujarnya.

Di balik layanan antar makanan, barang, dan mobilitas masyarakat, para pengemudi ojol memiliki peran yang turut menggerakkan ekonomi daerah. Kehadiran mereka membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjangkau konsumen lebih luas melalui layanan berbasis aplikasi.

Edi memahami, sebagian pengemudi ojol merupakan tulang punggung keluarga yang mengandalkan penghasilan harian dari jalanan. Karena itu, rumah singgah diharapkan dapat menjadi ruang yang mendukung aktivitas mereka, termasuk membuka peluang kegiatan produktif.

Pemerintah Kota Pontianak, lanjutnya, membuka peluang kerja sama dengan komunitas ojol dalam berbagai program pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan.

"Pemkot Pontianak akan terus berupaya membangun sinergi dan kolaborasi agar pengemudi ojek online dapat terus eksis dan berperan dalam berbagai program kegiatan, termasuk kegiatan sosial dan kegiatan produktif yang bermanfaat bagi warga," katanya.

Advertisement

Artikel Terkait

Pengemudi Ojol Pontianak Kini Punya Rumah Singgah, Terbuka untuk Semua Komunitas

Pengemudi Ojol Pontianak Kini Punya Rumah Singgah, Terbuka untuk Semua Komunitas

Rumah singgah ojol di Jalan Maluku, Pontianak, terbuka bagi semua komunitas untuk beristirahat, berkumpul, dan merencanakan kegiatan sosial.

KTLB Diminta Perketat Disiplin Pengemudi dan Keselamatan Truk

KTLB Diminta Perketat Disiplin Pengemudi dan Keselamatan Truk

Dafrizal kembali memimpin KTLB periode 2026–2031 melalui musyawarah mufakat, dengan komitmen membangun organisasi yang transparan dan merang

YBM PLN UID Kalbar Hadirkan Ojol Care, Ringankan Perjuangan 500 Pengemudi Ojek Online

YBM PLN UID Kalbar Hadirkan Ojol Care, Ringankan Perjuangan 500 Pengemudi Ojek Online

YBM PLN Kalbar gelar Ojol Care dengan servis motor gratis bagi 500 pengemudi ojol, disertai edukasi keselamatan berkendara.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer