
PONTIANAK POST - Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, melantik Kepala Desa Pengganti Antarwaktu (PAW) Desa Segar Wangi, Kecamatan Tumbang Titi, dan Kepala Desa Karya Mukti, Kecamatan Sungai Melayu Rayak, Kamis (29/10). Usai dilantik, bupati berpesan agar segera bekerja, menyesuaikan diri, dan menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.
“Setelah pelantikan tidak boleh lagi ada sekat antara pendukung dan bukan pendukung. Kepala desa harus menjadi pemimpin bagi seluruh masyarakat tanpa membeda-bedakan kelompok, suku, maupun agama,” tegas Alex.
Alex juga berpesan agar menjadi pemimpin yang adil, mengayomi, melindungi, dan melayani seluruh masyarakat, “Kepala desa bukan hanya pemimpin kelompok tertentu, tetapi pemimpin bagi semua warga.” Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung kepemimpinan kepala desa melalui kerja sama, koordinasi, dan kolaborasi dengan tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, BPD, serta seluruh unsur masyarakat.
Baca Juga: Bupati Ketapang Minta Desa dan Kecamatan Tidak Lengah Hadapi Kekeringan dan Karhutla
Dia turut menekankan pentingnya menjaga keamanan dan keharmonisan desa, menyelesaikan persoalan melalui musyawarah, serta membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah desa dan pihak perusahaan yang beroperasi di wilayah setempat agar kehadiran investasi memberikan manfaat bagi masyarakat. Dia juga menekankan pentingnya sinergi antara kepala desa, BPD, camat, unsur Forkopimcam, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta pihak perusahaan dalam mendorong kemajuan desa. Menurutnya, pembangunan tidak dapat hanya mengandalkan APBD, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen.
Bupati juga mengingatkan kepala desa agar tidak berkecil hati menghadapi kritik maupun perbedaan pendapat. Kritik hendaknya dijadikan bahan evaluasi untuk terus belajar, memperbaiki diri, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Terkait pembangunan, Alex menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pembangunan infrastruktur, khususnya jalan. Meski menghadapi efisiensi dan pengurangan anggaran, semangat membangun daerah tidak boleh surut.
Selain itu, Alex mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pemerintah Kabupaten Ketapang terus mendorong pembentukan Masyarakat Peduli Api dan menyiapkan dukungan peralatan pemadam kebakaran serta alat pelindung diri untuk memperkuat respons cepat di tingkat desa. (afi)



