Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ketua DPRD Mempawah Tegaskan Dana Parpol Harus Dikelola Transparan dan Akuntabel

W
HADIR: Ketua DPRD Mempawah (tengah) saat menghadiri penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Kalimantan Barat.
HADIR: Ketua DPRD Mempawah (tengah) saat menghadiri penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Kalimantan Barat.

Advertisement

PONTIANAK POST — Ketua DPRD Kabupaten Mempawah, Safruddin Asra, menegaskan bahwa transparansi dan akuntabilitas adalah harga mati dalam pengelolaan dana bantuan partai politik (parpol). Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Kalimantan Barat di Pontianak, Selasa (31/3).

Safruddin menilai, LHP yang diserahkan BPK merupakan instrumen penting untuk mengukur kepatuhan parpol dalam mengelola dana yang bersumber dari APBD, baik dari sisi penerimaan maupun pengeluaran.

“Momentum ini harus menjadi pengingat bagi seluruh partai politik agar mengelola dana bantuan secara transparan dan sesuai ketentuan. Kepatuhan administrasi adalah kunci menjaga kepercayaan masyarakat,” ujar Safruddin di sela kegiatan yang berlangsung di Aula BPK Kalbar tersebut.

Advertisement

Sebagai pimpinan legislatif, Safruddin menegaskan bahwa DPRD memiliki tanggung jawab moral untuk terus mengawal tata kelola keuangan daerah yang bersih. Menurutnya, ketertiban dalam pelaporan keuangan mencerminkan profesionalisme lembaga publik dan partai politik itu sendiri.

Ia berharap, hasil pemeriksaan BPK ini ditindaklanjuti dengan peningkatan kualitas pelaporan di masa mendatang. “Ke depan, kami ingin seluruh parpol di Mempawah semakin tertib. Jika administrasinya baik, kepercayaan publik terhadap partai politik pun akan terjaga,” tambahnya.

Advertisement

Penyerahan LHP ini merupakan amanat Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara. Melalui hasil pemeriksaan ini, diharapkan tercipta sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, legislatif, dan parpol dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang kredibel di Kabupaten Mempawah. (wah)

Advertisement

Artikel Terkait

Pengawasan Pemilu di Era Kecerdasan Buatan

Pengawasan Pemilu di Era Kecerdasan Buatan

Penyalahgunaan AI dan deepfake menjadi tantangan baru bagi demokrasi karena berpotensi mengikis kepercayaan publik.

“Menguji Integritas Penegak Hukum”

“Menguji Integritas Penegak Hukum”

Penetapan Febrie Ardiansyah sebagai tersangka menguji independensi kejaksaan dan kepercayaan publik terhadap hukum.

Angkat Marwah Jurnalis di Era VUCA, AMSI Kalbar Gelar Uji Kompetensi Guna Perkuat Kepercayaan Publik

Angkat Marwah Jurnalis di Era VUCA, AMSI Kalbar Gelar Uji Kompetensi Guna Perkuat Kepercayaan Publik

AMSI Kalbar menggelar UKJ 2026 untuk memperkuat profesionalisme jurnalis dan meningkatkan kepercayaan publik.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer