PONTIANAK POST – Personel Polsek Nanga Pinoh mendatangi Jembatan Melawi II di Desa Paal, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, setelah muncul laporan dari masyarakat dan informasi yang beredar di media sosial mengenai hilangnya besi pengaman jembatan tersebut, Senin (2/3).
Pengecekan dilakukan untuk memastikan kondisi di lokasi sekaligus mengumpulkan bahan keterangan terkait dugaan pencurian fasilitas umum tersebut.
Kapolres Melawi AKBP Harris Batara Simbolon melalui Kapolsek Nanga Pinoh Iptu Jamidi membenarkan adanya bagian besi pengaman yang hilang dari Jembatan Melawi II.
"Kanit Reskrim Aipda Gatot Santoso, S.A.P bersama Bripka Lukman Titono dan Bripda M.Fikri Firmansyah selaku Bhabinkamtibmas telah mendatangi dan melalukan pengecekan, benar ada 2 (dua) batang besi pengaman jembatan telah hilang diduga akibat pencurian," ujar Iptu Jamidi.
Baca Juga: Kapolres Melawi Tegaskan Tidak Ada Toleransi bagi Personel yang Terlibat Penyalahgunaan Narkoba
Ia menjelaskan, besi pengaman yang hilang berbentuk bulat dengan panjang masing-masing sekitar delapan meter dan berwarna abu-abu. Besi tersebut berada di sisi kiri jembatan jika dilihat dari arah menuju Kecamatan Pinoh Utara.
Lanjutnya, besi pengaman berbentuk bulat masing masing panjang 8 (delapan) meter berwarna abu abu, Iptu Jamidi menambahkan besi yang hilang berada di sebelah kiri menuju Kecamatan Pinoh Utara.
Kapolsek juga mengimbau masyarakat yang melintas di Jembatan Melawi II agar lebih berhati-hati, terutama pada malam hari.
"Kami menghimbau kepada masyarakat yang melewati jembatan agar lebih berhati hati menginggat di sepanjang jembatan tidak adanya penerangan," himbau Kapolsek Nanga Pinoh.
Saat ini Polsek Nanga Pinoh terus berkoordinasi dengan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Melawi untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait dugaan pencurian tersebut.
Baca Juga: Revitalisasi TPS dan Penanaman Pohon, PKK Melawi Dorong Masyarakat Kelola Sampah dari Rumah
Selain itu, langkah pencegahan juga dilakukan dengan meningkatkan patroli di sekitar lokasi, baik pada siang maupun malam hari, guna memastikan keamanan fasilitas umum di kawasan Jembatan Melawi II tetap terjaga. (*)
Editor : Miftahul Khair