Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Peringatan Isra Mikraj, Erlina Tekankan Peran PKK Jaga Lingkungan

M
Penulis: Marsita Riandini❯

 

ISRA MIKRAJ: Ketua TP PKK Kalbar, Erlina Ria Norsan saat hadir di peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah yang digelar di Pendopo Gubernur Kalbar.
ISRA MIKRAJ: Ketua TP PKK Kalbar, Erlina Ria Norsan saat hadir di peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah yang digelar di Pendopo Gubernur Kalbar.

PONTIANAK POST – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kalimantan Barat, Erlina Ria Norsan, menegaskan bahwa peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW tidak sekadar menjadi seremoni keagamaan tahunan, melainkan momentum penting untuk memperkuat kualitas spiritual sekaligus peran nyata kader PKK di tengah masyarakat.


Advertisement

Hal tersebut disampaikannya saat mendampingi Gubernur Kalbar, Ria Norsan, dalam Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah yang digelar di Pendopo Gubernur Kalbar, Sabtu (31/1).

Acara ini turut dihadiri pengurus Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kalbar, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kalbar, serta para tokoh masyarakat. Pada peringatan tahun ini, panitia mengusung tema “Mendekatkan Diri kepada Allah SWT dan Menjaga Alam sebagai Wujud Iman dan Amanah Kekhalifahan.”

Usai mengikuti rangkaian acara, Erlina menyoroti eratnya hubungan antara keimanan dan tanggung jawab manusia dalam menjaga kelestarian lingkungan, sejalan dengan tema yang diangkat.

Advertisement

“Isra Mikraj mengajarkan ketaatan mutlak kepada Sang Pencipta. Namun, bukti ketaatan itu tidak hanya berhenti di atas sajadah. Sebagai kader PKK, kita harus mampu menerjemahkan nilai iman menjadi aksi nyata, termasuk menjaga kelestarian alam sebagai amanah kekhalifahan di muka bumi,” tegasnya.

Ia juga menekankan peran strategis kader PKK sebagai agen perubahan dalam menyosialisasikan pola hidup yang selaras dengan nilai-nilai agama di lingkungan keluarga dan masyarakat Kalbar.

“Saya berharap setiap kader PKK mampu menjadi teladan dalam mempraktikkan kesalehan sosial. Peristiwa luar biasa yang dialami Nabi Muhammad SAW hendaknya menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas diri dan memberikan manfaat bagi sesama,” tambahnya.

Advertisement

Di tempat yang sama, Gubernur Kalbar, Ria Norsan, mengapresiasi terjalinnya sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan pemerintah dalam menjaga suasana religius serta memperkuat nilai-nilai keimanan di Kalbar.

Senada dengan hal tersebut, Erlina menutup pesannya dengan harapan agar nilai-nilai spiritual menjadi fondasi utama dalam pembangunan daerah.

“Jika fondasi spiritual masyarakat kuat, maka program pembangunan manusia di Kalimantan Barat akan lebih mudah kita laksanakan. Mari jadikan hikmah perjalanan Rasulullah SAW ini sebagai bekal dalam menjalankan tugas dan pengabdian sehari-hari,” pungkasnya. (mrd/r)

Advertisement

Artikel Terkait

ISPA Karhutla Tembus 401 Ribu Kasus, Kalbar Sumbang 49 Ribu

ISPA Karhutla Tembus 401 Ribu Kasus, Kalbar Sumbang 49 Ribu

ISPA akibat Karhutla secara nasional sudah tembus 401 ribu kasus. Kalimantan Barat menjadi salah satu daerah dengan lonjakan yang tinggi.

Konflik Buaya dan Manusia Meningkat di Kalbar, Alih Fungsi Habitat Jadi Salah Satu Pemicu Utama

Konflik Buaya dan Manusia Meningkat di Kalbar, Alih Fungsi Habitat Jadi Salah Satu Pemicu Utama

Sebanyak 33 konflik buaya dan manusia tercatat di Kalbar hingga Agustus 2026. Alih fungsi habitat dan sampah sungai menjadi pemicu.

Ria Norsan Minta Pemeliharaan PLTU Bengkayang Dipercepat, Target Pertengahan November

Ria Norsan Minta Pemeliharaan PLTU Bengkayang Dipercepat, Target Pertengahan November

Ria Norsan meminta pemeliharaan PLTU Bengkayang dipercepat agar pembangkit kembali beroperasi pada pertengahan November 2026.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer