Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

1.200 Warga Ikut Mudik Gratis Kalbar, 33 Bus Siap Berangkat Rabu 18 Maret 2026

A

SILATURAHMI RAMADAN: Wakil Gubernur Krisantus Kurniawan memberikan sambutan saat Silaturahmi Ramadan Pemerintah Provinsi Kalbar di Pendopo Bupati Kayong Utara.
SILATURAHMI RAMADAN: Wakil Gubernur Krisantus Kurniawan memberikan sambutan saat Silaturahmi Ramadan Pemerintah Provinsi Kalbar di Pendopo Bupati Kayong Utara.


Advertisement

PONTIANAK POST – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyiapkan program mudik gratis bagi masyarakat menjelang Idulfitri tahun ini. Sebanyak 1.200 pemudik akan diberangkatkan menggunakan 33 bus yang melayani perjalanan ke 12 kabupaten di Kalbar.

Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, mengatakan pelepasan rombongan mudik gratis dijadwalkan berlangsung pada 18 Maret 2026 di halaman Kantor Gubernur Kalbar.

“Pada 18 Maret nanti kami lepas dari halaman Kantor Gubernur Kalbar pukul 08.00 WIB. Jumlah bus ada 33 unit dengan 12 rute menuju 12 kabupaten dan tersedia sekitar 1.200 pemudik,” ujarnya.

Advertisement

Program mudik gratis tahun ini mengusung tema Mudik Aman, Keluarga Bahagia. Pemerintah daerah membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mengikuti program tersebut selama kuota masih tersedia.

Menurut Krisantus, program ini ditujukan terutama bagi masyarakat yang tidak memiliki kendaraan pribadi atau mengalami kesulitan mendapatkan transportasi untuk pulang ke kampung halaman.

“Silakan dimanfaatkan. Inilah yang bisa dilakukan Pemerintah Provinsi Kalbar untuk membantu masyarakat yang kesulitan mendapatkan kendaraan atau tidak memiliki kendaraan sendiri,” katanya.

Advertisement

Ia menegaskan seluruh armada bus yang digunakan telah melalui pemeriksaan kelayakan guna memastikan keamanan perjalanan para pemudik.

“Kami sudah pastikan kendaraan bus yang digunakan memenuhi persyaratan. Mesin, rem, dan kondisi kendaraan sudah diperiksa sehingga dipastikan layak jalan,” ujarnya.

Selain itu, para pengemudi juga diingatkan untuk mengutamakan keselamatan selama perjalanan agar para pemudik dapat tiba di tujuan dengan selamat.

“Kami ingatkan pengemudi agar tidak kebut-kebutan. Yang terpenting para pemudik bisa sampai dengan selamat karena keluarga menanti di rumah,” kata Krisantus.

Bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik menggunakan kendaraan pribadi, pemerintah juga mengimbau agar memastikan kondisi kendaraan sebelum berangkat.

Menurutnya, sejumlah komponen kendaraan seperti rem, radiator, oli, hingga lampu perlu diperiksa untuk memastikan perjalanan berlangsung aman.

“Kami berpesan kepada pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi agar memeriksa kondisi kendaraan dan mematuhi peraturan lalu lintas,” ujarnya.

Beberapa rute dalam program mudik gratis tersebut dilaporkan sudah mulai dipenuhi pendaftar sejak beberapa hari setelah pendaftaran dibuka. Namun hingga kini pemerintah provinsi belum memutuskan apakah akan menambah kuota.

“Saat ini kuota yang kita sediakan sekitar 1.200 orang. Soal kemungkinan penambahan masih menunggu laporan dari Dinas Perhubungan,” kata Krisantus. (mse)

Advertisement
Editor : Aristono Edi Kiswantoro

Artikel Terkait

Transfer Daerah Berkurang, Wagub Kalbar Dorong OPD Optimalkan Retribusi

Transfer Daerah Berkurang, Wagub Kalbar Dorong OPD Optimalkan Retribusi

Retribusi Kalbar baru mencapai 50,52 persen dari target. Wagub Krisantus minta OPD mengoptimalkan potensi PAD daerah.

Wagub Kalbar Apresiasi Patung Bunda Maria Bernuansa Budaya Dayak di Nyarumkop

Wagub Kalbar Apresiasi Patung Bunda Maria Bernuansa Budaya Dayak di Nyarumkop

Wagub Kalbar Krisantus Kurniawan apresiasi patung Bunda Maria berciri budaya Dayak dan dorong pelestarian budaya serta toleransi.

Musyawarah Pastoral Keuskupan Sintang: Evaluasi Pelayanan dan Pelestarian Lingkungan

Musyawarah Pastoral Keuskupan Sintang: Evaluasi Pelayanan dan Pelestarian Lingkungan

Muspas Keuskupan Sintang mengevaluasi pelayanan gereja, merumuskan prioritas pastoral, serta mendorong toleransi dan pelestarian lingkungan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer