Kunjungi Kalbar, Gubernur Bengkulu Jajaki Kerja Sama Pertanian hingga Perikanan

PONTIANAK POST – Gubernur Bengkulu Helmi Hasan tertarik mempelajari program Gema Membangun Desa (GMD) yang dijalankan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Program tersebut dinilai dapat menjadi salah satu referensi untuk dikembangkan di Provinsi Bengkulu.
Ketertarikan itu disampaikan Helmi saat melakukan kunjungan kerja ke Kalbar dan bertemu Gubernur Kalbar Ria Norsan di Kantor Gubernur Kalbar, Senin (2/11).
“Saya melihat berbagai program unggulan di Kalimantan Barat yang sangat baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Salah satunya Gema Membangun Desa (GMD). Program seperti ini sangat inspiratif dan kami tertarik untuk mempelajarinya agar dapat diadopsi dan diterapkan di Provinsi Bengkulu,” kata Helmi.
Baca Juga: GMD Serimbu, Norsan Pastikan Aspirasi Desa Jadi Prioritas Pembangunan 2027
Selain membahas GMD, kedua pemerintah provinsi menjajaki peluang kerja sama di bidang pertanian, perikanan, peternakan, serta sektor potensial lainnya. Perangkat daerah dari kedua provinsi selanjutnya akan berkomunikasi untuk mengidentifikasi program yang dapat dikerjasamakan.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan Pemerintah Provinsi Bengkulu juga meninjau pelayanan kesehatan di RSUD Soedarso. Helmi mengapresiasi kebersihan lingkungan, kelengkapan fasilitas, serta pelayanan rumah sakit tersebut.
Menurutnya, RSUD Soedarso dapat menjadi referensi dalam upaya menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas dan mudah diakses masyarakat.
Sementara itu, Gubernur Kalbar Ria Norsan menyambut baik kunjungan tersebut. Dia berharap pertemuan itu tidak hanya mempererat hubungan kedua provinsi, tetapi juga berlanjut pada kerja sama konkret.
Norsan mengatakan, Kalbar terbuka untuk berbagi pengalaman dan inovasi dalam tata kelola pemerintahan. Kerja sama juga dapat dikembangkan melalui pertukaran komoditas pertanian, perikanan, hasil laut, dan peternakan.
“Semoga kunjungan ini semakin mempererat silaturahmi dan penjajakan kerja sama yang dilakukan hari ini dapat berlanjut menjadi kesepakatan konkret, sehingga memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi di kedua daerah,” ujarnya.(mse)



