
PONTIANAK POST - Memperingati satu dekade berdirinya Institut Shanti Bhuana (ISB), civitas akademika bersama pemerintah daerah melakukan penanaman 280 pohon di lingkungan kampus, Jumat (6/11). Kegiatan ini menjadi wujud komitmen perguruan tinggi tersebut dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus mewujudkan kawasan kampus yang hijau, asri, dan berkelanjutan.
Penanaman pohon tersebut melibatkan pimpinan Institut Shanti Bhuana, Yayasan Santo Yohanes Salib, serta sejumlah perwakilan instansi Pemerintah Kabupaten Bengkayang. Sebanyak 280 bibit tanaman siap tanam disediakan melalui dukungan UPT KPH Bengkayang.
Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Program Studi Agroekoteknologi, Septiana, S.Tp., M.Si. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya penanaman pohon sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Sambutan berikutnya disampaikan Kasi PPM KPH Bengkayang, T. Wijayanti. Sementara itu, kegiatan secara resmi dibuka oleh Rektor Institut Shanti Bhuana, Marianus Dinata Alnija, S.S., M.Hum.
Sebagai simbol dimulainya kegiatan, dilakukan penanaman 10 pohon oleh 10 perwakilan unsur pimpinan kampus, yayasan, dan pemerintah daerah. Mereka terdiri atas Kaprodi Agroekoteknologi, Wakil Rektor I Bidang Akademik, Wakil Rektor II Bidang Operasional, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Rektor Institut Shanti Bhuana, Ketua Yayasan Santo Yohanes Salib, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Bengkayang, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang, Kasi PPM KPH Bengkayang, serta perwakilan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bengkayang.
Lebih dari sekadar kegiatan seremonial dalam peringatan hari jadi kampus, penanaman pohon ini menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
Melalui kegiatan tersebut, Institut Shanti Bhuana juga menegaskan komitmennya untuk berkontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia, khususnya di sektor pertanian dan perkebunan. Komitmen ini sejalan dengan pengembangan Program Studi Agroekoteknologi yang kini telah menerima mahasiswa dalam dua angkatan.
Kehadiran program studi tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu kontribusi ISB dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten di bidang pertanian dan perkebunan, sekaligus mendukung potensi pengembangan sektor tersebut di Kabupaten Bengkayang.
Dukungan UPT KPH Bengkayang melalui penyediaan 280 bibit pohon menjadi bagian penting dalam menyukseskan kegiatan ini. Melalui penanaman tersebut, ISB berharap lingkungan kampus semakin hijau sekaligus menumbuhkan kesadaran seluruh sivitas akademika untuk menjaga keseimbangan ekosistem.
Peringatan Dies Natalis ke-10 ini pun menjadi momentum bagi Institut Shanti Bhuana untuk terus bertumbuh, memperkuat kolaborasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan serta masyarakat.



