Pemkab Sintang Perkuat Aplikasi Si-Valid untuk Tepatkan Sasaran Bansos

PONTIANAK POST - Pemerintah Kabupaten Sintang memperkuat penggunaan aplikasi Si-Valid sebagai acuan dalam menentukan sasaran program perlindungan sosial. Pembaruan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) melalui sistem tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat yang membutuhkan memperoleh bantuan sesuai kondisi sebenarnya.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sintang Ulidal Muchtar mengatakan, pemanfaatan Si-Valid menjadi bagian dari upaya mempercepat penanggulangan kemiskinan sekaligus meningkatkan ketepatan sasaran penerima manfaat.
Data yang akurat menjadi kebutuhan penting dalam pelaksanaan program perlindungan sosial. Pemerintah perlu memastikan informasi masyarakat terus diperbarui agar penetapan penerima bantuan sesuai dengan keadaan di lapangan.
Baca Juga: Sebanyak 211 Desa di Sintang Belum Berstatus ODF, Pemkab Perkuat Verifikasi Sanitasi di Lapangan
“Dengan sosialisasi ini, kami akan mempercepat pembaruan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional melalui aplikasi Si-Valid atau Verifikasi dan Validasi Data Kemiskinan,” terang Ulidal Muchtar.
Ia menjelaskan, sosialisasi tersebut berkaitan dengan penguatan proses verifikasi dan validasi data kemiskinan di Kabupaten Sintang. Melalui kegiatan ini, pemanfaatan aplikasi Si-Valid diharapkan semakin optimal dalam mendukung pembaruan informasi sosial ekonomi masyarakat.
"Pembaruan DTSEN menjadi bagian penting dalam menentukan kelompok masyarakat yang membutuhkan perlindungan sosial," jelasnya.
Ulidal menyatakan, data yang terintegrasi dapat membantu pemerintah memperoleh gambaran kondisi warga secara lebih tepat, sehingga program bantuan tidak hanya mengacu pada informasi lama.
"Selain mempercepat pembaruan data, proses verifikasi dan validasi juga diperlukan untuk menjaga kesesuaian informasi penerima manfaat. Perubahan kondisi masyarakat perlu tercermin dalam data agar penetapan sasaran program dapat dilakukan berdasarkan keadaan terkini," bebernya.
Dinas Sosial Kabupaten Sintang berharap pemanfaatan Si-Valid mampu memperkuat keterpaduan data kemiskinan dan mendukung pelaksanaan program perlindungan sosial.
"Dengan pembaruan data yang berkelanjutan, pemerintah memiliki dasar yang lebih baik dalam menentukan sasaran bantuan serta menyusun kebijakan penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Sintang," tutupnya. (nda)



