Berbuat baik bisa dilakukan oleh siapa saja. Tak pandang usia. Kaum tua maupun kawula muda dapat membantu di berbagai sektor, termasuk bidang keagamaan. Seperti aksi yang dilakukan sekelompok pemuda yang tergabung dalam komunitas sosial Lentera Pengabdi. Mereka menyalurkan Alquran dan Iqro di Kabupaten Mempawah.
Wahyu Ismir, Mempawah
PONTIANAK POST - “Ini adalah bentuk tanggung jawab kami atas amanah para donatur,” ujar pengurus Lentera Pengabdi, Tirmizi, belum lama ini.
Menurut Tirmizi, ada empat kecamatan dipilih sebagai lokasi penyaluran. Sebanyak 384 mushaf Alquran dan 86 buku Iqro disalurkan langsung ke wilayah Mempawah Hilir, Mempawah Timur, Anjongan, dan Sungai Kunyit.
“Program ini menjadi bagian dari agenda tahunan Lentera Pengabdi yang telah berjalan selama empat tahun terakhir. Tujuannya agar anak-anak di pelosok Mempawah memiliki kemudahan dalam mengakses pembelajaran Alquran,” jelasnya.
Dia menjelaskan kegiatan ini bukan sekadar membagikan buku, tetapi menjadi bagian dari gerakan besar dalam membangun sumber daya manusia yang unggul melalui penguatan pendidikan agama. Keberhasilan program ini juga tak lepas dari dukungan berbagai elemen masyarakat.
“Mulai dari tokoh agama, pemuda, penggerak sosial media, hingga warga setempat semua terlibat. Kolaborasi ini yang membuat gerakan literasi Al-Qur’an bisa terus berjalan dengan baik,” ujarnya.
Lentera Pengabdi juga terus mengajak seluruh komponen masyarakat untuk berperan aktif mendukung gerakan ini. Mereka percaya, ketika akses terhadap pembelajaran agama diperluas, maka kualitas generasi mendatang akan lebih terjamin.
“Pendidikan, terutama yang berbasis nilai agama, adalah fondasi jangka panjang. Kami berharap tidak ada lagi anak-anak di Mempawah yang kesulitan belajar membaca Alquran,” tutup Tirmizi. (*)
Editor : Hanif