PUTUSSIBAU - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kapuas Hulu menggelar gladi bersih persiapan debat pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati, di Gedung DPRD Kapuas Hulu, Selasa (19/11).
Dari dua pasangan yang bertarung pada Pilkada Kapuas Hulu, pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Wahyudi Hidayat dan Oktavianus hadir dalam kegiatan gladi bersih debat publik tersebut. Sementara pasangan Fransiskus Diaan dan Sukardi diwakilkan oleh tim suksesnya. Dalam gladi bersih ini diberikan arahan mengenai debat yang akan disiarkan televisi lokal malam ini pukul 19.00 Wib.
Ahmad Yani Tim Sukses Paslon Nomor 1 Sis-Sukardi mengatakan, didalam gladi bersih debat publik yang dilaksanakan KPU Kapuas Hulu, dirinya melihat persiapan dari KPU Kapuas Hulu sudah matang. "Untuk persiapan debat, saya lihat sudah mantap dari KPU Kapuas Hulu. Tinggal pelaksanaan saja nanti," ucapnya.
Sementara itu Calon Bupati Kapuas Hulu nomor 2 Wahyudi Hidayat menyampaikan, terhadap gladi bersih debat publik yang dilaksanakan KPU Kapuas Hulu ini adalah untuk menyampaikan visi misi maupun program kepada masyarakat Kapuas Hulu maupun pendukung.
"Untuk itu saya mengajak masyarakat Kapuas Hulu untuk menonton debat publik ini. Karena di debat publik inilah kita bisa melihat kemampuan dari pemimpin Kapuas Hulu kedepan," ujarnya.
Untuk itu Politisi Partai Amanat Nasional ini mengajak masyarakat untuk menonton debat publik nanti tetap menjaga keamanan dan saling menghormati. "Pada intinya kita ingin menjaga Kapuas Hulu dengan baik dan ingin memberikan pembangunan yang berkeadilan," ucapnya.
Wawa mengatakan, dalam debat publik ini, masyarakat dapat menilai calon pemimpin Kapuas Hulu dengan elektabilitasnya. “Debat publik ini dapat menjadi tolak ukur masyarakat menilai seorang pemimpin, apakah mampu atau tidak memimpin Kapuas Hulu,” tuturnya.
Dia juga berharap kepada KPU Kapuas Hulu yang melaksanakan debat publik ini agar lebih menjaga integritas dan profesionalitas dalam debat nanti. “Selain itu kita berharap untuk keamanan dijaga, karena kita juga tidak mau terjadi kericuhan seperti debat publik di daerah lain,” pungkasnya. (fik)
Editor : A'an