Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Apa Arti Garis Warna di Kemasan Pasta Gigi? Ternyata Bukan Penanda Bahan Kimia, Ini Fakta Sebenarnya Menurut Ahli

Syeti Agria Ningrum • Selasa, 7 Oktober 2025 | 14:30 WIB

Ilustrasi Kode Warna Pasta Gigi.
Ilustrasi Kode Warna Pasta Gigi.

PONTIANAK POST - Pernahkah kamu memperhatikan garis kecil berwarna di ujung tabung pasta gigi? Ada yang merah, hijau, biru, bahkan hitam.

Selama bertahun-tahun, banyak beredar pesan viral di media sosial dan WhatsApp yang mengklaim bahwa warna tersebut menunjukkan bahan pembuat pasta gigi misalnya hijau berarti alami, biru campuran obat, merah bahan kimia, dan hitam sepenuhnya kimia.

Sekilas terdengar masuk akal, tapi ternyata semua itu hanyalah mitos yang keliru.

Menurut laporan dari dua media pemeriksa fakta internasional, CheckYourFact.com dan TheLogicalIndian.com, warna garis di ujung odol tidak ada kaitannya dengan komposisi bahan di dalamnya. 

Garis itu adalah bagian dari sistem produksi otomatis di pabrik, yang membantu mesin menyegel dan memotong kemasan dengan tepat.

Apa Itu Garis Warna di Ujung Odol?

Garis warna di bagian bawah tabung pasta gigi dikenal dengan istilah “eye mark” atau “registration mark.”

Dirujuk dari CheckYourFact, tanda ini berfungsi sebagai penanda optik yang dibaca oleh sensor mesin pembungkus.

Fungsinya sederhana tapi penting agar mesin tahu di mana harus memotong, melipat, dan menyegel tabung dengan posisi yang benar.

Dalam satu menit, mesin produksi bisa memproses ribuan kemasan. Tanpa tanda warna ini, proses pemotongan dan penyegelan bisa meleset, membuat kemasan rusak atau desain tercetak tidak sejajar. 

Jadi, garis warna ini sebenarnya bukan untuk manusia, melainkan untuk memudahkan mesin bekerja dengan akurat dan efisien.

Dalam artikel The Logical Indian, disebutkan bahwa warna kotak di ujung tabung odol merupakan panduan visual bagi mesin pabrik, bukan “kode rahasia” bagi konsumen.

Sensor mesin membaca perbedaan warna untuk mendeteksi posisi kemasan dengan tepat. Karena itu, garis bisa berbeda-beda tergantung kebutuhan kontras visual.

Misalnya, jika kemasan terang, garisnya akan dibuat hitam agar mudah dibaca mesin. Sebaliknya, jika kemasan gelap, garisnya mungkin dibuat putih, biru, atau hijau muda.

Warna tersebut tidak memiliki makna khusus dan tidak menunjukkan apakah pasta gigi itu alami, kimia, atau campuran bahan obat.

Menariknya, sistem tanda seperti ini juga digunakan pada berbagai produk lain, seperti makanan ringan, sabun cair, kosmetik, hingga minuman kemasan. Semua bertujuan agar mesin dapat membaca posisi pemotongan dan penyegelan dengan tepat.

Bagaimana Cara Mengetahui Kandungan Pasta Gigi yang Benar?

Jika kamu ingin tahu bahan yang digunakan dalam pasta gigi, cara yang benar bukan dengan melihat garis, tetapi membaca label komposisi produk.

Produsen wajib mencantumkan bahan yang digunakan, termasuk zat aktif seperti:

Selain itu, pastikan juga produk yang kamu gunakan memiliki izin edar dari BPOM, yang menandakan bahwa pasta gigi tersebut sudah melalui proses uji keamanan dan mutu.

Asal Mula Mitos Warna Garis Odol

Mitos mengenai arti garis pada pasta gigi muncul sejak awal tahun 2000-an dan menyebar luas di internet.

Banyak orang mempercayainya karena terdengar masuk akal dan mudah diingat. Namun, hingga kini tidak ada satu pun bukti ilmiah atau pernyataan resmi dari produsen besar yang membenarkan hal tersebut.

Beberapa perusahaan seperti Colgate dan Unilever bahkan telah menegaskan bahwa warna garis di ujung tabung bukan indikator bahan, melainkan tanda mesin produksi.

Mitos ini terus berulang di media sosial karena sering dikemas dengan narasi “rahasia pabrik” atau “kode tersembunyi”, padahal sebenarnya hanya kesalahpahaman dari proses industri kemasan. (*)

Editor : Miftahul Khair
#mitos #pasta gigi #penjelasan ahli #garis warna