Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Kenapa Mata Selalu Terpejam Saat Bersin? Mitos Bola Mata Copot, Ini Penjelasan Ilmiah dari Dokter

Khoiril Arif Ya'qob • Senin, 18 Mei 2026 | 13:09 WIB
Ilustrasi bersin tiap kali melihat matahari atau cahaya terang. (MAGNIFIC)
Ilustrasi bersin tiap kali melihat matahari atau cahaya terang. (MAGNIFIC)

PONTIANAK POST - Mengapa mata otomatis terpejam saat bersin dan benarkah bisa copot jika dipaksa terbuka?

Dokter sekaligus edukator kesehatan dr Adam Prabata menjelaskan secara ilmiah melalui unggahannya di X (17/5), mengungkap fakta di balik refleks bersin yang sering disalahpahami.

Refleks Bersin dan Mengapa Mata Ikut Terpejam

Dalam penjelasannya, dr Adam menyebut bahwa menutup mata saat bersin bukanlah kebiasaan yang bisa dikendalikan, melainkan bagian dari mekanisme tubuh.

Baca Juga: Keunggulan Setiap Jenis Sambal Dikaitkan dengan Kesehatan Tubuh

“Merem atau menutup mata saat bersin merupakan refleks otonom yang tidak disengaja dan sudah terintegrasi dalam jalur refleks bersin (sneeze reflex),” tulisnya.

Ia menjelaskan, saat seseorang akan bersin, pusat bersin di otak turut merangsang saraf di wajah, termasuk yang mengontrol kelopak mata. Akibatnya, mata akan otomatis terpejam bersamaan dengan proses bersin.

Fungsi Penting Menutup Mata Saat Bersin

Lebih lanjut, menutup mata ternyata bukan sekadar refleks, tetapi juga memiliki fungsi perlindungan.

“Merem ini sebenarnya penting saat kita bersin karena mengurangi risiko kontaminasi mata oleh droplet bersin yang dikeluarkan, sekaligus melindungi dari iritan yang terhembus saat bersin,” jelasnya.

Baca Juga: Jahe, Teh Hijau, dan Rosella Disebut Membantu Menjaga Fungsi Kognitif

Selain itu, penutupan mata juga membantu mencegah aliran balik cairan melalui saluran air mata akibat tekanan saat bersin.

Dalam proses bersin sendiri, tubuh membangun tekanan di dalam dada dengan menutup beberapa bagian, seperti nasofaring dan glotis, sebelum akhirnya udara dikeluarkan dengan kuat.

Benarkah Mata Bisa Copot Saat Bersin?

Salah satu mitos yang sering beredar adalah anggapan bahwa mata bisa copot jika seseorang bersin dengan mata terbuka. Namun, dr. Adam menegaskan hal tersebut tidak benar secara ilmiah.

“Tidak ada bukti ilmiah bahwa bersin dengan mata terbuka dapat membuat bola mata copot,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa bola mata terikat kuat oleh enam otot ekstraokular serta struktur pelindung di dalam rongga mata (orbita).

Tekanan yang terjadi saat bersin memang meningkat, tetapi tidak cukup kuat untuk menggeser, apalagi mengeluarkan bola mata dari tempatnya.

Baca Juga: Suhu Tinggi Saat Memasak Ternyata Bisa Mengurangi Khasiat Rempah Dapur

Penjelasan Didukung Kajian Ilmiah

Penjelasan ini juga merujuk pada kajian ilmiah terbaru mengenai refleks bersin, salah satunya studi Rui (2025) tentang mekanisme fisiologis dan patologis dari sneeze reflex.

Dengan demikian, kebiasaan menutup mata saat bersin bukanlah mitos, melainkan sistem perlindungan alami tubuh yang bekerja secara otomatis.

Fenomena sederhana seperti bersin ternyata menyimpan mekanisme kompleks yang menunjukkan bagaimana tubuh manusia dirancang untuk melindungi dirinya sendiri. (*)

Editor : Miftahul Khair
#mata terpejam saat bersin #mitos bola mata copot #penjelasan ilmiah #dokter