Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

PKM Politeknik Negeri Ketapang: Dorong Kemandirian Desa Wisata Melalui Inovasi dan Digitalisasi

Hanif PP • Rabu, 9 Juli 2025 | 17:55 WIB
Tim PKM Program Studi Teknologi Informasi Politeknik Negeri Ketapang foto bersama dengan narasumber dan peserta pada kegiatan pengembangan potensi Desa Wisata melalui Inovasi dan Digitalisasi, (7/7).
Tim PKM Program Studi Teknologi Informasi Politeknik Negeri Ketapang foto bersama dengan narasumber dan peserta pada kegiatan pengembangan potensi Desa Wisata melalui Inovasi dan Digitalisasi, (7/7).

PONTIANAK POST - Program Studi Teknologi Informasi Politeknik Negeri Ketapang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan potensi lokal melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), Senin (7/7) kemarin.

Kegiatan yang bertajuk "Pelatihan Penyusunan Paket Wisata Berbasis Digital untuk Destinasi Lokal di Kabupaten Ketapang" menghadirkan narasumber utama, Setra Kusumardana selaku Ketua Yayasan Webe Kabupaten Ketapang dan Tim PKM Program Studi Teknologi Informasi dengan peserta dari pengelola wisata dari berbagai desa di Kabupaten Ketapang termasuk perangkat desa yang tergabung dalam pengelolaan desa wisata.

Ketua PKM Program Studi Teknologi Informasi, Eka Wahyudi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya untuk memperkuat kapasitas SDM pengelola wisata desa, khususnya dalam hal penyusunan paket wisata yang menarik dan berdaya saing. “Penyusunan paket wisata yang baik dan terkonsep akan memberikan nilai tambah bagi desa wisata, meningkatkan jumlah kunjungan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” ujarnya.

Materi pelatihan yang disampaikan meliputi konsep penyusunan paket wisata, strategi promosi berbasis digital, hingga praktik penggunaan aplikasi digital untuk membuat brosur dan itinerary wisata. pelatihan berlangsung interaktif, dimana para peserta diajak berdiskusi dan menyusun langsung draft paket wisata berdasarkan potensi desa masing-masing.

"Dengan pelatihan ini, Politeknik Negeri Ketapang berharap dapat menjadi katalisator pengembangan desa wisata yang inovatif, mandiri, dan berbasis teknologi di Kabupaten Ketapang”. tambahnya.

Sementara itu, Setra Kusumardana, selaku narasumber menyampaikan bahwa pentingnya penyusunan paket wisata yang terstruktur adalah berguna untuk memperpanjang lama kunjungan wisatawan di suatu desa. Dengan waktu tinggal yang lebih lama, wisatawan berpotensi membelanjakan lebih banyak uang di destinasi tersebut, sehingga berkontribusi langsung pada pertumbuhan ekonomi local, jelas Setra yang merupakan praktisi pariwisata dan pengembang destinasi lokal,

Selain itu, Sentra juga menambahkan bahwa data paket wisata yang berhasil disusun oleh peserta akan diintegrasikan ke dalam sistem informasi pariwisata Kabupaten Ketapang, yaitu e-KTG (Elektronic Ketapang Travel Guide). Tujuannya agar informasi yang disampaikan ke calon wisatawan bersifat akurat, terbaru, dan mudah diakses secara digital, tambahnya.

‘Pengemasan paket wisata yang baik tidak hanya menonjolkan potensi atraksi, tetapi juga menjamin kenyamanan, rasa aman, dan pengalaman yang lebih menyenangkan bagi wisatawan. Hal ini penting untuk membangun reputasi positif bagi desa wisata dan mendorong kunjungan berulang”, pungkasnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda rutin PKM yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa Prodi Teknologi Informasi. Selain pelatihan, tim juga berencana melakukan pendampingan lanjutan agar materi yang diberikan dapat diimplementasikan secara berkelanjutan di desa-desa wisata mitra.(*)

 

Editor : Hanif
#kemandirian #desa wisata #PKM #digitalisasi #politap #potensi lokal #ketapang #inovasi