PONTIANAK POST – Muslimat Nahdlatul Ulama (MNU) Kabupaten Mempawah menggelar Pesantren Pra Lansia, Sabtu (20/12), di Masjid Agung Al-Falah Mempawah. Kegiatan yang diisi dengan kajian fiqih oleh Ustazah Hj Fatma Nurhayati itu, diikuti ratusan ibu-ibu dari Pengurus Cabang (PC) MNU, majelis taklim dan organisasi keagamaan di Kabupaten Mempawah.
Ketua Muslimat NU Kabupaten Mempawah, Hj Julina, S.Pd menjelaskan, kegiatan pesantren pra lansia merupakan salah satu agenda program kerja yang dilaksanakan Muslimat NU Kabupaten Mempawah dalam sebulan ini.
“Kita sudah melaksanakan delapan program kerja Muslimat NU, dan Pesantren Pra Lansia ini merupakan agenda kegiatan terakhir. Pesantren pra lansia ini berkaitan dengan program bidang dakwah,” terang Julina.
Dia mengungkapkan, pesantren pra lansia tersebut mengangkat tema ‘Merawat Iman Menuju Bahagia’. Salah satu materi yang dikaji dalam kegiatan tersebut yakni fiqih wanita tentang salat.
“Kita angkat tema salat, karena dengan salat akan menjauhkan kita dari dosa, salat akan memudahkan kita menghadapi berbagai masalah dan lainnya. Bahkan, setiap gerakan salat memberikan dampak positif bagi kesehatan fisik dan jasmani kita,” pendapat Julina.
Menurut Julina, salah satu hal penting yang harus disiapkan dalam menghadapi usia pra lansia yakni kualitas ibadah salat harus lebih baik dan ditingkatkan. Supaya, ketaatan dan ibadah kepada Allah Ta’ala semakin khusuk dan fokus.
“Kita menterapi hati agar salat bisa sempurna. Sehingga, salat yang kita laksanakan bukan sekedar menunaikan kewajiban, melainkan kita bisa merasakan nikmatnya ibadah salat yang khusuk,” tegasnya.
Lebih jauh, dia memberikan apresiasi atas tingginya antusias para peserta kegiatan pesantren pra lansia. Semula ditargetkan seratus peserta, namun yang hadir lebih dari target.
“Alhamdulillah, kami sangat senang dan bersyukur tingginya antusias peserta pesantren pra lansia ini. Kami mengundang para pengurus kecamatan, majelis taklim hingga organisasi keagamaan untuk bersama-sama memperdalam ilmu fiqih tentang salat. Mudah-mudahan ilmu yang disampaikan narasumber dapat bermanfaat dan diaplikasikan dalam ibadah,” pungkasnya. (wah)
Editor : Hanif